Kandangan (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Disdikbud HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengimbau para guru agar segera menyalurkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa guna menghindari risiko keracunan massal.
Kepala Disdikbud HSS H. Ahmad Supian di Kandangan, Kamis, mengatakan pembagian menu MBG sebaiknya dilakukan maksimal setengah jam setelah diterima dari dapur penyedia.
Baca juga: DPRD HSS ingatkan dapur MBG penuhi standar pemerintah pusat
“Paling lambat setengah jam setelah menerima menu, agar para guru bisa membantu membagikan kepada para siswa,” ujar Supian.
Ia juga mengingatkan sebelum menu dibagikan terutama buah, agar diperiksa terlebih dahulu kelayakannya untuk dikonsumsi. Jika ada anak yang tidak menyukai makanan tertentu, pihak sekolah diharapkan segera melaporkannya kepada pengawas program.
Saat ini, kata dia, terdapat empat dapur Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi di Kabupaten HSS untuk mendukung program MBG.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1003/HSS Kapten Inf Syaiful Bahri menambahkan, empat dapur tersebut dikelola oleh Yayasan Al-Futtuwah, Yayasan Ar-Rahman Sarang Halang, Yayasan Ar-Rahman Hamalau, dan Yayasan Baladul Amin.
Baca juga: Sekda HSS: Program MBG wujud nyata kepedulian bersama
“Jadi saat ini sudah ada empat dapur umum untuk program MBG kita di HSS,” katanya.
Menurut dia, dapur Yayasan Al-Futtuwah menyalurkan MBG ke 23 sekolah mulai PAUD hingga SMA, termasuk balita, ibu hamil, dan menyusui dengan total 3.490 porsi. Yayasan Ar-Rahman Sarang Halang menyalurkan ke-13 sekolah sebanyak 2.563 porsi,.
Kemudian, Yayasan Ar-Rahman Hamalau menyalurkan ke-15 sekolah mencapai 1.737 porsi, dan Yayasan Baladul Amin mendistribusikan ke-20 sekolah, serta satu pondok pesantren sekitar 1.655 porsi.
“Dari empat dapur umum ini total sudah menyalurkan sekitar 9.445 porsi MBG,” ucap Supian.
Baca juga: Pemkab HSS berupaya siapkan 22 dapur umum untuk MBG
