Banjarmasin (ANTARA) - Satgas Pangan Polda Kalsel menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan car free day (CFD) Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin pada Minggu pagi dengan menyalurkan enam ton lebih beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp56.500 kemasan 5 kilogram.
"Selain beras SPHP terjual 6.250 kilogram, ada juga gula terjual 120 kg dan minyak goreng 250 liter," kata Kasubdit 1 Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien di Banjarmasin, Minggu.
GPM menjadi salah satu mekanisme penyaluran beras SPHP dan Satgas Pangan Polda Kalsel terus mengawal penyalurannya ke masyarakat dengan harga murah sebagaimana target Bulog 4.700 ton beras SPHP di Kalsel tahun ini.
Baca juga: Kapolri apresiasi Satgas Pangan Polda Kalsel salurkan 50 ton beras SPHP
Masyarakat pun antusias menyerbu GPM mengingat jika dibandingkan beli di pasar harganya bisa mencapai Rp65 ribu per 5 kg sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Begitu juga MinyaKita kemasan 1 liter hanya dijual Rp15 ribu dan gula pasir premium kemasan 1 kilogram hanya Rp17.500.

Zaenal mewakili Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar mengatakan Polri terus menggelorakan gerakan pangan murah untuk membantu percepatan pendistribusian beras di masyarakat sehingga membantu stabilisasi harga pangan.
Atas perintah Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Satgas Pangan Polda Kalsel setiap hari melaksanakan GPM, termasuk melibatkan koperasi sebagai pihak ketiga dalam teknis penjualannya.
"Kami menyasar lokasi keramaian masyarakat agar pembelinya banyak dan akhirnya beras bisa terserap maksimal," jelas Zaenal didampingi Kabag Bin Opsnal Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Suprapto.

Pada kesempatan GPM di kawasan bebas kendaraan kali ini, Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Arif Mansyur dan tim turut membagikan 1.000 stiker edukasi beragam kejahatan siber, seperti bahaya judi online, pinjol ilegal hingga hoaks ke masyarakat yang melaksanakan aktivitas berolahraga.
Masyarakat pun menyambut antusias adanya GPM yang dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi mengingat harga bahan pokok di pasaran yang cenderung terus naik.
"Kami sangat berterima kasih kepada Polda Kalsel, semoga gerakan pangan murah ini terus dilaksanakan di berbagai tempat yang mudah dikunjungi," ucap Fatma Sari, salah satu warga.
Baca juga: Polda Kalsel dan Bulog gelar pasar murah dengan harga di bawah HET
