Banjarbaru (ANTARA) - Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan berhasil mengawal swasembada jagung hingga mendapatkan apresiasi Gubernur Kalsel Muhidin dalam bentuk penghargaan yang diserahkan saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025.
"Kinerja Satgas Pangan Polda Kalsel tahun ini luar biasa, penghargaan gubernur ini sangat layak diberikan," kata Ketua DPRD Kalsel Supian HK yang mewakili gubernur menyerahkan penghargaan di lapangan apel Mapolda Kalsel di Banjarbaru, Selasa.
Supian menyebut berkat kontribusi Satgas Pangan Polda Kalsel maka daerah ini berhasil menjaga stabilitas ketahanan pangan dalam mewujudkan swasembada jagung.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, capaian produktivitas jagung meningkat 35 persen sepanjang masa panen tahun ini dengan total produksi 2.828,27 ton hingga kuartal III pada periode Januari hingga September 2025.
Selain jagung, tahun ini Kalsel juga dapat mempertahankan surplus beras dan menjadi pemasok untuk daerah lainnya di Kalimantan.
Alhasil, tahun ini Kalsel terbaik nasional dalam Indeks Ketahanan Pangan (IKP) 2025 dengan nilai 81,98 persen berdasarkan penilaian oleh Badan Pangan Nasional.

Sementara Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan pihaknya berkomitmen terus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.
"Selain tanam jagung di Jalan Gubernur Syarkawi Km 5, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar yang menjadi proyek percontohan pertanian lahan basah seluas 200 hektar, kami juga terus mengoptimalkan penyaluran beras SPHP membantu Bulog," ucapnya.
Adapun penerima penghargaan sebanyak 32 personel Ditreskrimsus Polda Kalsel mulai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar, Wadir Reskrimsus AKBP Riza Muttaqin hingga Kasubdit Indagsi AKBP Zaenal Arifien.

Gafur menyatakan apresiasi gubernur menjadi motivasi bagi pihaknya untuk menunjukkan kinerja lebih baik lagi dalam mendukung program ketahanan pangan.
Di antaranya bertugas menjaga stabilitas harga beras, harga pupuk berikut pendistribusian pupuk bersubsidi serta mengantisipasi semua tindak pidana barang-barang kebutuhan pokok dan penting (Bapokting) yang disubsidi pemerintah termasuk pengecekan Alsintan dan membantu percepatan pendistribusian beras SPHP.
"Kami setiap hari bergerak melakukan pengawasan barang pangan bersinergi dengan dinas terkait untuk memastikan tidak ada penyelewengan," jelasnya.
