Banjarmasin (ANTARA) - Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan mencatatkan capaian positif dengan meraih rapor hijau pada evaluasi kinerja operasional pelabuhan Semester I periode 2025 karena hasil sinergi pemangku kepentingan pelabuhan lain.
Evaluasi kinerja tersebut dilakukan melalui forum koordinasi di Surabaya yang melibatkan Kantor KSOP Kelas II Kotabaru-Batulicin, KSOP Kelas III Satui, operator pelabuhan, dan penyedia jasa pelayaran.
Baca juga: Pelindo III Sub Regional Kalimantan perkuat sinergi tanggap darurat
Sub Regional Head Kalimantan, Sugiono melalui keterangan tertulis di Banjarmasin, Jumat, menyebutkan penilaian mencakup indikator produktivitas bongkar muat, waktu tunggu (waiting time), waktu pendekatan (approach time), dan lainnya.
Pada komoditas curah kering, Pelabuhan Satui mencatat lonjakan produktivitas year-on-year (YoY) dari 245,12 ton/jam menjadi 413,43 ton/jam. Pelabuhan Kotabaru juga meningkat dari 268 ton/jam menjadi 270 ton/jam.
Kinerja pelayanan kapal turut menunjukkan kemajuan. Waiting time di Pelabuhan Kotabaru rata-rata 10 menit, dan di Pelabuhan Mekarputih 11 menit—jauh di bawah standar maksimal 1 jam yang ditetapkan Ditjen Perhubungan Laut (DJPL).
“Rapor hijau ini menjadi bukti komitmen Pelindo dalam menjaga performa pelabuhan yang efisien, aman, dan berkelanjutan,” ujar Sugiono.
Sugiono menegaskan pihaknya akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), dengan fokus pada produktivitas, kualitas layanan, keselamatan kerja, dan keberlanjutan lingkungan.
Baca juga: KM Barcelona terbakar, Pelindo siapkan fasilitas kebutuhan evakuasi
“Sinergi dengan regulator dan kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci mempertahankan dan meningkatkan performa ke depan,” pungkasnya.
Kepala KSOP Kelas II Kotabaru-Batulicin Anggiat Douglas Silitonga menyebut pencapaian ini berkat komunikasi terbuka dan kerja lapangan yang solid.
“Kami terus mendorong operator pelabuhan, dalam hal ini Pelindo, untuk menjaga kualitas layanan agar tetap sesuai standar pelayanan publik dan keselamatan pelayaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas III Satui Capt. Oka Harry Putranto menilai transformasi layanan Pelindo memberikan dampak positif terhadap kelancaran logistik, serta mengapresiasi komitmen Pelindo untuk menjaga kecepatan layanan kapal dan barang, terutama di wilayah kerja Pelabuhan Satui.
Baca juga: Pelindo Batulicin bagikan makanan kepada sopir truk
