Banjarmasin (ANTARA) - Wali Kota Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Muhammad Yamin HR menyatakan, pemerintahannya mengandalkan Forum Bamara alias badapatan (bertemu) menyambung silaturahmi wali kota dan wakil wali kota untuk menyerap aspirasi warga.
Yamin di Banjarmasin, Kamis, mengungkapkan, pertemuan langsung dengan warga merupakan cara efektif untuk berdialog dan berdiskusi mewujudkan visi dan misi Banjarmasin Maju Sejahtera hingga 2030.
Menurut dia, dengan adanya Forum Bamara berbagai masukan yang muncul akan menjadi catatan penting bagi kepemimpinannya serta perangkat daerah di lingkungan Pemkot Banjarmasin.
"Kami berharap forum ini bisa menjadi pengingat dan bahan evaluasi bagi kami sebagai pelayan masyarakat," ujar Yamin.
Beberapa isu mencuat yang disampaikan masyarakat dalam forum tersebut, terkait penanganan sampah berbasis partisipasi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, optimalisasi layanan ambulans 24 jam dan pemanfaatan aplikasi layanan kesehatan seperti "Ya Dok".
Karenanya, Yamin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas peran aktif mereka dalam mengatasi permasalahan kota, khususnya terkait pengelolaan sampah.
"Berkat dukungan masyarakat, akademisi, LSM, hingga bank sampah, penanganan sampah sudah mulai membaik. Ini bentuk nyata kolaborasi untuk Banjarmasin yang maju dan sejahtera," ujarnya.
Dia menyatakan, pentingnya menjaga semangat kolaboratif dalam membangun kota, karena Banjarmasin ini milik bersama. Tanggung jawab bersama rawat dan menjaganya.
Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hari Kartono menyampaikan apresiasi aktifnya pemimpin daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat, salah satunya lewat Forum Bamara ini.
Menurut dia, pihaknya pun di legislatif memiliki program hampir serupa, yakni turun langsung ke masyarakat untuk menjemput aspirasi, salah satunya lewat kegiatan reses.
Menurut dia, kegiatan reses dewan bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Forum Bamara dari Yamin-Ananda, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin periode 2025-2030.
