Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifudin menekankan keluarga memiliki peran sentral dalam menciptakan perubahan lingkungan.
Baca juga: Disperkim Kalsel bekali ASN soal pencegahan korupsi
“Tema ini sejalan dengan semangat Gerakan PKK dalam mewujudkan tatanan kehidupan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan keluarga,” ujar Masrupah, di Banjarmasin, Rabu.
Ia menegaskan, keberadaan kader PKK hingga tingkat desa dan kelurahan merupakan kekuatan sosial yang merata dan potensial dalam mendorong suksesnya berbagai program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan lingkungan dan ketahanan keluarga.
Selama ini, TP PKK aktif mengedukasi masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti pengelolaan sampah rumah tangga, penggunaan jamban sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kader PKK hadir di tengah keluarga dan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan sederhana namun berdampak besar. Ketika keluarga sadar akan pentingnya sanitasi, air bersih, dan ruang hidup yang layak, perubahan akan tumbuh dari dalam dan lebih berkelanjutan,” tambahnya.
Baca juga: Kalsel percepat PSU Perumahan dari pengembang ke kabupaten/kota
Melalui kegiatan ini, Disperkim dan TP PKK Provinsi Kalsel mengajak masyarakat memperkuat sinergi lintas sektor karena dinilai menjadi kunci keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermartabat, terutama di wilayah rawan seperti bantaran sungai.
Kepala Seksi Pembinaan Teknis Kawasan Permukiman Disperkim Kalsel, Egianti Sariutami menjelaskan kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat yang tinggal di kawasan permukiman kumuh bantaran sungai guna menjaga dan memperbaiki kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.
“Kegiatan ini juga menguatkan peran TP PKK dalam mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat serta mendukung penanganan kawasan kumuh secara terpadu dan berkelanjutan,” ujar Egianti.
Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun lingkungan sehat yang dimulai dari keluarga sebagai pusat perubahan.
Baca juga: Kelurahan Mantuil jadi contoh tangani kawasan kumuh di Kalsel
