Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyiapkan 73 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang melayani masyarakat selama 24 jam menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono di Banjarbaru, Kalsel, Selasa, mengatakan PLN juga menyiagakan petugas yang siap membantu pengguna kapan saja jika mengalami kesulitan saat melakukan pengisian daya kendaraan listrik.
Baca juga: PLN Kalselteng salurkan buku bacaan dan laptop di daerah 3T
"Hal tersebut dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang," ucapnya.
Iwan mengatakan keberadaan petugas yang siaga menjadi wujud nyata komitmen PLN untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat.
Dukungan layanan penuh waktu ini diharapkan semakin mendorong penggunaan kendaraan listrik yang lebih luas, selaras dengan visi pemerintah untuk mempercepat transisi energi dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau.
Iwan juga menegaskan bahwa PLN tidak hanya menyediakan infrastruktur SPKLU yang tersebar di titik strategis, tetapi juga memastikan layanan berjalan optimal dengan dukungan teknologi dan SDM yang andal.
Baca juga: PLN UID Kalselteng khitan massal 100 anak yatim dan dhuafa
"Dengan infrastruktur yang lengkap, dukungan teknologi terkini, dan petugas yang selalu siap membantu, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik saat menggunakan kendaraan listrik. Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk mewujudkan transisi energi yang berkelanjutan," ujarnya.
Saat ini, SPKLU di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah tersedia mulai dari kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sukamara di ujung barat Provinsi Kalteng, ULP Kotabaru Kota di ujung selatan Provinsi Kalsel, hingga ULP Tanjung di perbatasan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.
Selain itu, SPKLU juga dapat ditemukan di kompleks pemerintahan, pusat perbelanjaan seperti mal, hingga bandara, sehingga memudahkan pengguna untuk menemukan lokasi pengisian terdekat.
Iwan menambahkan PLN terus mengedukasi kepada masyarakat untuk mengenal tipe-tipe SPKLU dan cara penggunaan.
Baca juga: Wabup Tala apresiasi program FABA bagi pemberdayaan warga binaan
"Kami memiliki SPKLU dengan tiga tipe, yaitu slow charging tujuh kW, medium charging 22 kW, dan fast charging 50 kW, yang dapat mengisi daya lebih cepat dibandingkan home charging. Petugas kami juga siap membantu pengguna secara langsung di lokasi," ungkapnya.
Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU terdekat, praktis, nyaman, dan tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Fitur ini mendukung masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik dengan lebih percaya diri.
Selain itu, PLN secara rutin melakukan pengecekan dan perawatan seluruh SPKLU agar tetap dalam kondisi prima.
Kehadiran petugas di lokasi juga memastikan semua peralatan berfungsi optimal dan pengguna mendapatkan layanan terbaik di mana pun mereka berada di wilayah Kalselteng.
"Kami berharap semakin bertambahnya infrastruktur SPKLU ini akan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan, terlebih di momen kemerdekaan ini," sebut Iwan.
Baca juga: PLN berkomitmen dukung kelancaran listrik saat kegiatan penting
