Barabai (ANTARA) - Harga ikan segar mencapai Rp80 ribu per kilogram (kg) di Pasar Keramat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Betul, ikan segar jenis papuyu. Memang ikan itu yang masuk kami pantau karena biasanya jadi salah satu penyumbang inflasi," kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten HST Aris Waluyo di Barabai, Selasa.
Baca juga: Harga ikan segar capai Rp80 ribu per kg di Pasar Barabai HST
Selain ikan papuyu, kata Aris, ada juga jenis ikan Bendeng sekitar Rp25 ribu per kg, ikan Nila (Rp35 ribu per kg), ikan Patin (Rp28 ribu per kg), serta ikan Haruan (Rp50 ribu per kg).
"Harga ikan ini masih terbilang stabil sejak awal bulan tadi," kata Aris.
Aris memastikan akan terus memantau harga ikan dan berbagai bahan pokok lainnya secara berkala, guna memastikan stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.
Baca juga: DPRD HST terima audiensi pedagang buah Pasar Keramat Barabai
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 Juli 2025 terkait perkembangan indeks harga konsumen (IHK), perubahan inflasi untuk harga barang dan jasa pada Mei-Juni 2025 mencapai 0,38 persen.
Lima komoditas pengeluaran dengan andil inflasi terbesar dari tahun ke tahun, yakni emas perhiasan, sigaret kretek mesin, kopi bubuk, bawang merah dan ikan gabus.
"Sedangkan komoditas pendorong inflasi dari bulan ke bulan yakni bawang merah, ikan gabus, tomat, kacang panjang, ketimun, bayam, pepaya serta emas perhiasan," kata Kepala BPS Kabupaten HST Deddy Winarno.
Baca juga: Pasokan bawang aman dan harga stabil di Pasar Keramat Barabai
