Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dipercaya pemerintah untuk terus memperkuat riset dan inovasi di sektor pertanian guna mendukung sektor ketahanan pangan.
"ULM sebagai perguruan tinggi negeri terakreditasi Unggul di Kalimantan Selatan ditunjuk oleh pemerintah untuk berkontribusi melalui penguatan riset dan inovasi di sektor pertanian," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Jumat.
Dia menjelaskan ULM menjadi satu dari 18 perguruan tinggi yang akan berkolaborasi dalam rangka mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Baca juga: ULM dapat mandat mengamankan ketahanan pangan regional Kalimantan
Melalui kesepakatan bersama ini, ULM akan bersinergi dengan Kemdiktisaintek, Kementerian Pertanian, dan BRIN dalam memperkuat riset serta inovasi di bidang pertanian.
Lebih lanjut, rektor menjelaskan salah satu bentuk implementasi kerja sama adalah pengembangan program penanaman 100 hektare komoditas jagung dan kopi yang menjadi bagian dari penguatan ekosistem riset dan hilirisasi pertanian.
Dia berharap kolaborasi ini dapat mendorong lahirnya inovasi berbasis riset yang tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui proses hilirisasi komoditas.
Baca juga: ULM sampaikan strategi ketahanan pangan pada forum kampus RI-Thailand
"Melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga riset nasional ini tercipta sistem pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan berbasis riset di Indonesia," tambahnya.
Diketahui penandatanganan kesepakatan dilakukan Kementerian Pertanian, Kemdiktisaintek serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta dengan dihadiri 18 perguruan tinggi yang ditunjuk terlibat dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan serta hilirisasi komoditas pertanian di Indonesia.
