Banjarmasin (ANTARA) - Sebanyak 12 dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terpilih sebagai penerima pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
"12 proposal dari dosen ULM yang menerima hibah penelitian lanjutan ini merupakan penelitian yang pada tahun pertama pelaksanaannya dinilai sangat baik," kata Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ULM Prof Sunardi di Banjarmasin, Jumat.
Kemudian target luaran yang dijanjikan dalam proposal sebelumnya telah tercapai, sehingga oleh tim reviewer dinyatakan layak untuk dilanjutkan pada tahun kedua di tahun 2026.
Baca juga: ULM raih klaster tertinggi kinerja penelitian dan pengabdian
Oleh karena itu, melalui evaluasi laporan penelitian yang disampaikan di akhir tahun 2025, proposal-proposal tersebut dinyatakan layak untuk dilanjutkan pada tahun kedua tanpa perlu melalui pengajuan proposal baru.
Menurut Sunardi, keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan dosen ULM dalam menjalankan penelitian sekaligus mempertanggungjawabkan pendanaan hibah yang diberikan pemerintah.
Capaian ini juga menjadi indikator bahwa kualitas riset di lingkungan ULM terus mengalami peningkatan.
“Penelitian yang didanai kembali berarti pelaksanaan pada tahun pertama dianggap berhasil dan memberikan hasil yang sesuai dengan target luaran yang dijanjikan,” tambahnya.
Baca juga: ULM wajibkan dosen lakukan penelitian kompetitif
Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti semangat riset di lingkungan ULM terus tumbuh dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Rektor menegaskan ULM akan terus mendorong penguatan ekosistem riset di lingkungan kampus agar semakin banyak penelitian berkualitas yang lahir dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
