Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memberikan masukan strategis bagi arah pembangunan daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten HSU tahun 2027.
"Kabupaten HSU memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan agrominapolitan yang mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan berbasis potensi lokal," kata Rektor Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Jumat.
Saat hadir sebagai narasumber di Musrenbang HSU, Prof Alim mengakui HSU memiliki sumber daya lokal yang sangat potensial untuk dikembangkan secara terintegrasi.
Dia memberikan saran pengembangan sektor pertanian, perikanan, serta peternakan. Misalnya pengembangan berupa albumin ikan gabus.
Rektor mengaku siap mendatangkan investor serta menghubungkan dengan Kementerian Pertanian maupun kementerian terkait lainnya untuk pengembangan Kabupaten HSU.
Melalui pendekatan agrominapolitan, tambah dia, pembangunan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.
Rektor juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis mulai pemetaan potensi wilayah, penguatan peran perangkat daerah (SKPD) dalam integrasi program, hingga penyusunan rencana aksi pembangunan jangka menengah selama lima tahun ke depan.
“Kami turut mengawal melalui kajian ilmiah, riset terapan, dan pendampingan agar pembangunan berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Bupati HSU Sahrujani menegaskan Musrenbang RKPD 2027 merupakan tahapan penting dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyempurnakan rancangan RKPD hingga menjadi dokumen final.
Ia menjelaskan RKPD 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dengan visi HSU Bangkit, yang berfokus pada penguatan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta pelestarian lingkungan.

