Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bakal membangun sejumlah tangki septik bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lima kota/kabupaten di daerah itu pada periode 2025.
Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum Dinas PUPR Kalsel Angga Rinaldi Rizal dikonfirmasi di Banjarmasin, Jumat, mengatakan pembangunan tangki septik tersebut untuk meningkatkan layanan sanitasi dan kesehatan bagi MBR.
Baca juga: KPK: Saksi ungkap eks Kadis PUPR Kalsel terima Rp10 miliar
Ia mengatakan lima kota/kabupaten yang bakal mendapatkan pembangunan tangki septik dari Dinas PUPR Kalsel, meliputi Kabupaten Tanah Laut, Barito Kuala (Batola), Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, dan Banjarbaru.
"Setiap daerah akan menerima penyaluran bantuan tersendiri yang bersifat stimulan untuk merangsang upaya penanganan sanitasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.
Ia menjelaskan pengadaan tangki septik untuk memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten/kota menangani isu sanitasi dengan perkiraan setiap daerah menerima 8-10 tangki septik tergantung pada lokasi dan aksesibilitas material.
Dinas PUPR Kalsel bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kalsel membangun sarana tersebut guna menangani rumah tidak layak huni (RTLH), termasuk perbaikan bagian atap dan dinding rumah.
Baca juga: Aliran gratifikasi proyek Dinas PUPR Kalsel dibongkar di persidangan
"Dengan adanya tangki septik diharapkan masyarakat tidak lagi buang air besar sembarangan, sehingga dapat menurunkan angka stunting pada anak-anak," ucap dia.
Ia mengatakan sarana sanitasi yang baik akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga mengangkat kecerdasan anak-anak.
Dia mengatakan anggaran untuk pembangunan satu tangki septik diperkirakan mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta, tergantung lokasi wilayah.
"Jika lokasi dekat dengan pusat kota, maka biaya material akan lebih murah," katanya.
Ia mengharapkan warga kategori MBR dapat menikmati lingkungan yang sehat dan higienis melalui program pembangunan tangki septik tersebut.
Baca juga: 79 persen jalan provinsi di Kalsel layak dilalui saat mudik 2025
