Kandangan (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) telah melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel dalam penanganan jalan amblas di ruas Kandangan-Loksado.
Kerusakan jalan terjadi di salah satu titik jalan di Desa Halunuk, Kecamatan Loksado, yang terlihat berlubang, dan kondisi jalan diduga amblas karena tergerus air dari aliran sungai yang berada di samping jalan yang menjadi penghubung vital warga dari Loksado ke Kandangan ataupun sebaliknya, Jumat.
"Kita dan BPJN Kalsel telah menerima laporan terkait kondisi jalan amblas dimaksud, dan telah menindaklanjuti dengan melakukan peninjauan bersama ke lapangan guna mengetahui tingkat kerusakan serta faktor penyebab terjadinya amblas," kata Kepala Dinas PUPR HSS Hj Rahmawaty.
Baca juga: Bupati HSS instruksikan pengerukan sungai dan bantuan warga terdampak banjir
Diterangkan dia, sebagai langkah awal, Dinas PUPR HSS dan BPJN Kalsel telah melaksanakan penanganan darurat berupa pengamanan lokasi, dengan pemasangan rambu peringatan agar pengguna jalan dapat berhati hati dalam melintas atau melewati ruas jalan tersebut.
Selanjutnya, BPJN Kalsel diinformasikan akan segera melaksanakan perbaikan teknis, sesuai dengan hasil evaluasi lapangan dan perencanaan teknis, sesuai dengan tingkat kerusakan yang terjadi di lapangan.
"Dalam pelaksanaan penanganan, dari balai akan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk kita dari pemerintah daerah, agar penanganan dapat berjalan secara efektif dan terpadu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) HSS Tajiddin Noor, mengatakan dari pengecekan di lokasi kondisi jalan saat ini hanya menyisakan lebar sekitar 2,5 meter dari median tengah atau garis kuning jalan.
Menurut dia, lebih separuh jalan alami kerusakan. Pihaknya mengingatkan pengguna jalan berhati-hati, termasuk angkutan berat yang melintas dan jangan terlalu ke pinggir jalan karena bisa mengakibatkan kerusakan tambahan disebabkan tanah amblas.
Baca juga: Pengunjung loksado keluhkan pemadaman listrik dan akses jalan sempit
Dan walaupun masih bisa dilewati agar para pengguna jalan melewati dengan perlahan, mengingat sisi batas tengah jalan atau garis kuning tanahnya terlihat amblas, dan bisa ada ruang kosong sehingga dapat membahayakan.
“Kami memasang barrier jalan di lokasi dan tanda hati-hati, agar pengendara mengetahui ada kondisi jalan yang mengalami rusak karena amblas atau berlubang yang dilaporkan terjadi pada Kamis (8/1) sore,” ujarnya.
Ditambahkan dia, gerak tanggap dan cepat dilaksanakan pihaknya lakukan mengamankan bila terjadi hal membahayakan, sesuai dengan instruksi Bupati dan Wakil Bupati sebagai langkah antisipasi hal yang tidak diinginkan di lapangan.
