Barabai (ANTARA) - Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Halau-Halau, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan wisata pendakian gunung setempat akan dibuka kembali pada 4 April 2025 mendatang.
"Wisata pendakian Gunung Halau-Halau dibuka kembali untuk umum dengan sejumlah ketentuan baru," kata Ketua Pokdarwis setempat Rudinor di Barabai, Senin.
Berdasarkan surat edaran yang diterima ANTARA, pihak Pokdarwis memberikan sejumlah ketentuan aturan terbaru untuk para pendaki guna menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang bersih aman dan nyaman.
Rudinor menjelaskan, ketentuan itu meliputi setiap pendaki wajib melakukan pendaftaran yang telah disediakan dan wajib membawa kartu Identitas KTP/SIM yang masih berlaku, serta waktu pendaftaran pegistrasi pendakian 07:00-16:00 Wita setempat.
"Untuk tempat registrasi masih di Basecamp Gunung Halau-Halau," jelasnya.
Kemudian, jika pendaki belum punya KTP maka wajib menyertakan guide lokal dan harus dapat Izin dari orang tua di rumah secara tertulis, berbadan sehat, serta wajib menyertakan list barang bawaan sebelum pendakian ke petugas yang tersedia.
Dalam hal pelaksanaan open trip (OT), kata Rudinor, penyelenggara wajib didampingi dengan warga lokal dalam satu rombongan, serta dilarang membawa tissue sesah, minuman beralkhol, dan narkotika.
Rudinor menyampaikan, pihaknya menerapkan hal ini guna mengajak seluruh pendaki untuk menjadi contoh yang baik dalam hal kebersihan, kedisiplinan, dan ketaatan terhadap aturan yang telah ditetapkan.
"Karena, menjaga Gunung Halau-Halau agar tetap bersih dan aman adalah tanggung jawab kita semua," ujarnya.
Untuk diketahui, Gunung Halau-Halau merupakan wisata pendakian yang memiliki puncak tertinggi di Kalsel dengan ketinggian 1.901 meter di atas permukaan laut (MDPL).