Tim tersebut turun ke sejumlah titik yang dilalap api, seperti ruang SPKT, ruang pembuatan SKCK, ruang Command Center, dan ruang humas serta gudang Samapta di Markas Polres Banjarbaru, Kamis.
Baca juga: Mapolres Banjarbaru terbakar, Kapolda Kalsel pastikan situasi terkendali
Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi mewakili Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengatakan tim identifikasi mengolah TKP untuk lebih mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi pada Rabu kemarin malam.
"Penyelidikan masih memerlukan waktu dan tim gabungan Inafis akan mengolah hasil pemeriksaan yang dilakukan di sekitar TKP untuk menentukan penyebab kebakaran," ujar Kardi.
Menurut Kardi, kebakaran yang merusak bagian plafon dan atap ruangan SPKT, serta sejumlah peralatan komputer dan dokumen yang akan dikoordinasikan dengan Direktorat Intel dan Keamanan Polda Kalsel.
Baca juga: Gedung SPKT Polres Banjarbaru terbakar
"Sejumlah peralatan elektronik di ruangan humas bisa diselamatkan seperti komputer yang terkena air beberapa dokumen, untuk ruangan humas masih relatif bagus tetapi menghitam bekas asap," ucap Kardi.
Dikatakan Kardi, pelayanan SPKT yang menjadi pelayanan pertama lingkup Polres Banjarbaru tetap berjalan normal, namun dialihkan ke ruangan penjagaan 110 dan pelayanan pelaporan masyarakat.
"Untuk pelayanan kepolisian seperti SKCK dialihkan ke Mal Pelayanan Publik yang dikelola pemerintah kota Banjarbaru di lingkungan Kantor PTSP belakang Polsek Banjarbaru Utara," tutur Kardi.
Ditambahkan Kardi, penyebab kebakaran masih belum diketahui pasti karena harus menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Inafis, namun dugaan sementara diakibatkan korsleting listrik.
Baca juga: Seorang lansia tewas saat kebakaran rumah di Liang Anggang
