Barabai, HST (ANTARA) - Sebanyak 325 peserta kemah pramuka mengungsi ke ruang kelas yang menggenangi area Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Banjir merendam areal perkemahan MTsN 2 HST. Debit air naik sejak pukul 04.00 WITA, tapi kami sudah antisipasi lebih dulu dengan memakai ruang kelas untuk para peserta kemah beristirahat," kata Pembina Pramuka MTsN 2 HST Hasbi di Barabai, Senin.
Baca juga: BPBD HST minta warga kaki Pegunungan Meratus waspada air sungai meluap
Acara perkemahan bertajuk "Mahalang Scout Jambore VIII" MTsN 2 HST ini berlangsung sejak Sabtu(25/1) hingga Senin hari ini, ratusan peserta merupakan pelajar kelas 7 dan 8 sekolah setempat.
“Seluruh kegiatan terlaksana dengan baik dan lancar. Namun, ada pentas seni yang tidak sempat ditampilkan karena waktunya sudah di atas pukul 23.00 WITA,” ujarnya.
Hasbi mengatakan seluruh peserta perkemahan tidak ada keluhan sakit akibat banjir ini, meskipun halaman sekolah tergenang air, acara penutupan tadi juga sudah digelar tetap dengan semangat.
Baca juga: Kodim HST dibantu warga bersihkan Sungai Barabai cegah banjir susulan
Banjir yang terjadi di Kabupaten HST ini disebabkan hujan deras sejak Minggu (26/1) pagi dan mengguyur wilayah tersebut, akibatnya sejumlah titik sungai meluap hingga menggenangi permukiman, jalan, sekolah, dan berbagai fasilitas lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD HST Akhmad Apandi mengimbau masyarakat khususnya yang berada di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir untuk tetap waspada, mengamankan aliran listrik, barang-barang berharga, mengisi penampungan air bersih agar menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan.
"Saat ini ada kenaikan debit air di wilayah pegunungan akibat hujan dengan intensitas rendah, sedang, hingga tinggi. Tetap waspada namun jangan panik,” ujar Apandi.
Baca juga: Warga Meratus HST: BPBD harus intensif pantau hulu saat musim hujan