Amuntai, (AntaranewsKalsel) - Sembilan panti asuhan di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, mendapat bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp2,6 miliar.
"Bantuan sosial tersebut diserahkan Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid kepada masing-masing pengurus panti pada apel gabungan PNS," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Hulu Sungai Utara H Jahri di Amuntai, Senin.
Dana Bansos Rp2,664 miliar disalurkan berdasarkan proposal yang diajukan masing-masing pengurus panti asuhan di Hulu Sungai Utara.
"Bantuan sosial yang diberikan untuk konsumsi anak panti selama satu tahun, setiap anak dijatah Rp20 ribu perhari," ujar Jahri.
Bantuan terbesar diberikan kepada PA Nurul Fajeri sebesar Rp474 juta dengan 65 anak, PA Budi Rahayu dan PA Al Muslimun masing-masing sebesar Rp401,5 juta yang mengasuh 55 anak panti.
Bantuan juga diterima PA Pembina Budi sebesar Rp328,5 juta mengasuh 45 anak, PA Muhammadiyah Alabio Rp292 juta mengasuh 40 anak, PA Darul Yatama dan PA As-Salam masing-masing sebesar Rp219 juta mengasuh 30 anak, PA Ashabul Yamin Rp182,5 juta mengasuh 25 anak, dan PA Asiyiah Puteri Rp146 juta mengasuh 20 anak.
"Mereka juga mengusulkan penambahan bantuan untuk panti asuhan termasuk insentif bagi pengurusnya, namun akan kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," ujarnya.
Pengurus PA Rantau Karau Abdur Rahman berharap bantuan bansos tahun berikutnya bisa ditingkatkan, termasuk untuk honor pengurus panti.
"Kalau bisa honor pengurus panti juga dianggarkan, karena selama ini pengurus tidak mendapat honor tiap bulan," katanya.
Menurut dia, bantuan Rp20 ribu peranak perhari juga masih kurang, mengingat harga sembako yang kian mahal, sedangkan santunan masyarakat tidak selalu diterima secara rutin.
"Konsumsi anak panti setiap hari saat ini standarnya Rp30 ribu peranak perhari, semoga bantuan sosial pemerintah bisa meningkat," ucapnya./A
