kotabaru (ANTARA) - DPRD Kotabaru mendorong terealisasinya nota kesepahaman antara Pemkab Kotabaru dengan Kementrian Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara.
"Tahun 2023 perluasan bandara Stagen sudah di anggarkan sebesar Rp50 miliar," kata Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Awaludin, Selasa.
Perjanjian tersebut sudah diteken sejak 2019 untuk pelebaran run way bandara Gusti Samsir Alam Stagen.
Ia meminta Dinas Perhubungan setempat untuk intens berkordinasi dengan Pemprov Kalsel agar ada solusi pengalihan jalan poros provinsi menuju Tanjung Serdang di sekitar bandara karena terdampak dari perpanjangan landasan pacu bandara.
Dia juga mengharapkan pihak lain bisa memberikan hibah jalan yang terletak di Desa Stagen untuk dipergunakan sebagai perluasan bandara.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru Chairul Humam, mengungkapkan pihaknya akan selalu memaksimalkan kordinasi guna terciptanya kegiatan tersebut.
"Kami terus berkordinasi dengan pemerintah daerah dan juga akan mengikuti kapan rencana pembebasan lahan di lakukan oleh tim " kata Chairul Humam
Menurut dia, persiapan pembebasan lahan memerlukan waktu dan membutuhkan tim guna menilai baik dari segi nilai tanah ataupun bangunan bagi warga terdampak.
"Ada beberapa bangunan milik pemerintah seperti kantor polsek, sekolahan yang terdampak dari perpanjangan run way," tuturnya.
Ia berharap ada tim yang segera memulai kajian kajian tentang pemindahan aktifitas warga agar rencana tersebut segera terwujud.
