Pelantikan pengurus forum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyejahterakan perempuan dan anak di Kota Banjarbaru periode 2022-2025 itu dilakukan di Aula Gawi Sabarataan, Selasa.
Forum itu juga sebagai mitra kerja Pemkot dalam partisipasi masyarakat guna memberikan masukan substansi kesetaraan gender, perlindungan hak perempuan, pemenuhan hak anak, dan perlindungan khusus anak.
"Semoga forum ini bisa memenuhi hak dan perlindungan perempuan dan anak, tidak diskriminatif, memberikan kemudahan, serta perlakuan khusus terhadap perempuan dan anak," ucap wali kota usai pelantikan.
Diharapkan juga, pelanggaran terhadap hak perempuan dan anak tidak sampai terjadi di Kota Banjarbaru dan jangan sampai pula perlindungan terhadap perempuan dan anak terabaikan, tetapi hendaknya mereka mendapatkan haknya.
"Kota Banjarbaru sudah mendapatkan gelar Kota Layak Anak Madya dan kami berharap ke depan, semoga bisa menjadi Kota Layak Perempuan serta Pemuda. Itu menjadi target untuk diwujudkan," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Forum PUSPA Kota Banjarbaru Rochimah mengatakan, beberapa waktu yang lalu Forum Puspa sudah menjalin kerja sama dengan LMI Provinsi Kalimantan Selatan.
"Hasil kerja sama telah terealisasi sumbangan untuk pejuang rupiah di wilayah Kemuning, berupa sarana untuk berjualan di pinggiran Sungai Kemuning," ujarnya seraya berterima kasih kepada wali kota dan ketua PKK.
Baca juga: Wali Kota minta Direktur RSD Idaman berinovasi dan penuh kreasi
Baca juga: TP PKK Kalsel buka pasar murah pertama di Kotabaru
Pewarta: Yose RizalEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.