Adien Jauharudin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia masa khidmat 2011-2013 melalui pemilihan pada Kongres XVII PMII yang dilaksanakan di Asrama Haji Banjarmasin Kalimantan Selatan, Kamis.
Salah seorang Ketua PB PMII masa khidmat 2008-2010 yang membidangi pengkaderan itu mengumpulkan 99 suara yang berasal dari pengurus cabang PMII dari total 222 pengurus cabang PMII se Indonesia.
Kandidat yang sebelumnya menjabat Ketua Pengurus Cabang PMII Jakarta Selatan itu mengungguli dua kandidat lain yang maju pada pemilihan putaran kedua yakni Mahbub Zaky dengan 81 suara dan Dwi Ariza 50 suara.
Proses pemilihan Ketua PB PMII masa khidmat 2011-2013 itu berlangsung tertib dan lancar dibawah penjagaan anggota Banser di dalam gedung dan puluhan petugas kepolisian berseragam yang berjaga di luar gedung.
Proses pemilihan calon Ketum PB PMII yang dilaksanakan di aula Jeddah Asrama Haji Banjarmasin dilakukan dalam dua tahap dimana tahap pertama maju bersaing delapan kandidat memperebutkan 222 dukungan pengurus cabang.
Pada pemilihan pertama yang dilakukan melalui sistem voting, delapan kandidat mendapat dukungan seluruh pengurus cabang yakni Adien Jauharudin yang mengungguli kandidat lain dengan mendulang 66 suara.
Kemudian, Mahbub Zaky 47 suara, Dwi Ariza 44 suara, Zaini Shofari 27 suara, Affif 20 suara, Khusen Yusuf 16 suara, Fauzan dan Jayadi Kusuma masing-masing mendapat satu suara.
Memasuki pemilihan tahap pertama hanya tiga kandidat yang meraih dukungan suara tertinggi yang bisa maju sehingga hanya Adien Jauharudin, Mahbub Zaky dan Dwi Ariza yang bersaing.
Hasil pemilihan 221 pengurus cabang minus pengurus cabang Sleman yang tidak hadir akhirnya menghasilkan dukungan 90 suara kepada Adien Jauharudin, 81 suara untuk Mahbub Zaky dan 50 suara untuk Dwi Ariza.
Kemenangan Adien dengan jumlah dukungan mengungguli dua kandidat lainnya itu disambut kegembiraan para pendukungnya hingga ada yang menitikkan air mata karena terharu atas kemenangan tersebut.
"Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh pihak dan kami siap menjalankan amanah yang diberikan sesuai kemampuan ditambah dukungan sahabat-sahabat semua," ujar Adien kepada pers usai pemilihan.
Dikatakan, sesuai motto yang diusung dalam pemilihn calon Ketua Umum PB PMII masa khidmat 2011-2013 yakni "Rebut Kembali Kejayaan Pergerakan" maka pihaknya siap mengembalikan kejayaan pergerakan mahasiswa Islam.
"Selain siap mengembalikan kejayaan pergerakan mahasiswa Islam, kami juga menargetkan dua prioritas yakni koordinasi internal maupun eksternal dan pembenahan administrasi," katanya.
Sementara, Mahbub Zaky mengatakan, pihaknya bisa menerima hasil pemilihan yang berlangsung demokratis itu dan berharap ketua umum terpilih mampu membawa perubahan ke arah lebih baik.
"Harapan kami, ketua umum baru mampu membawa perubahan dan merangkul seluruh pihak termasuk pemerintah sehingga pergerakan mahasiswa Islam turut andil dalam pembangunan," ujarnya.
Pelaksanaan Kongres XVII PMII sendiri molor dari jadwal yang semula direncanakan tanggal 9-14 Maret 2011 namun mundur tiga hari hingga selesai tanggal 17 Maret 2011.(yos/B)
