Banjarmasin (ANTARA) - Polda Kalimantan Selatan menyatakan jika stok masker di daerah itu aman. Sedangkan untuk cairan anti septik dari keterangan pedagang memang kosong secara nasional lantaran tidak adanya pasokan distributor.
"Jadi khusus untuk masker masyarakat tidak perlu panik. Barang ada dan harganya pun tidak ada kenaikan," terang Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Iwan Eka Putra di Banjarmasin, Jumat.
Sedangkan untuk cairan anti septik yang mengalami kekosongan, pedagang sudah melakukan order namun belum juga mendapat kiriman barang.
Iwan saat mengecek ke gudang ritel pasar modern Indogrosir di Jalan Ahmad Yani Km 12 Gambut, Kabupaten Banjar mengingatkan pedagang tak coba-coba memainkan stok barang seiring mencuatnya kasus virus corona di Indonesia.
"Kalau memang barangnya ada ya dijual. Jangan sampai disimpan. Itu yang kami antisipasi adanya praktik penimbunan hingga harga melonjak tinggi," tegasnya didampingi Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto.
Sedangkan kepada masyarakat, dihimbau tak perlu khawatir secara berlebihan. Mengingat masih amannya stok barang khususnya masker.
"Untuk cairan anti septik sebenarnya masih ada di apotik namun bukan yang menjadi favorit di masyarakat dengan kemasan kecil yang gampang dibawa-bawa," tuturnya.
Iwan menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak adanya permainan dari oknum pengusaha baik di tingkat distributor ataupun pedagang eceran agar stok dan harga masker serta cairan anti septik aman terkendali.
