Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan (Kalsel) Roy Rizali Anwar mengharapkan, jalan bebas hambatan di provinsinya antara Banjarbaru - Batulicin bisa fungsional tahun 2020.

Ia mengemukakan harapannya, usai rapat kerja dengan Panitia Khusus (Pansus) III yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kalsel Tahun Anggaran 2018, di Banjarmasin, Senin.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalsel tersebut berharap pula bantuan pemerintah pusat untuk menuntaskan pembangunan jalan bebas hambatan yang menghubungkan dengan wilayah timur provinsi itu.

"Sementara menunggu bantuan pemerintah pusat, pembangunan jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin (sekitar 260 kilometer timur Banjarmasin), ibu kota Tanbu itu, tetap jalan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel," demikian Roy.

Mengenai pembangunan jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin atau merupakan yang pertama di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut, Wakil Ketua Pansus III LKPj 2018, Surinto ST pada prinsipnya menanggapi positif.

Namun anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel yang juga mantan anggota DPRD Tanbu tampaknya masih meragukan rencana pembangunan jalan bebas hambatan tersebut segera terwujud.

Pasalnya, menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, rencana membangun jalan bebas hambatan, tetapi justru banyak hambatan.

"Apalagi kalau kita melihat/mendengar paparan konsultan pembangunan jalan bebas hambatan terkesan kurang rasional, dan perlu revisi," tuturnya.

"Bila perencanaan rinci rencana pembangunan jalan bebas hambatan itu tanpa revisi, jangankan pikah investor/ketiga, pemerintah pusat saja kemungkinan sulit menerima," demikian Surinto.

 

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019