Pemberian nama "KRI Banjarmasin" terhadap kapal perang yang dikelola Angkatan Laut (TNI-AL) diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kalimantan Selatan.
"Kita berharap keberadaan KRI Banjarmasin di persada nusantara ini dapat memotivasi generasi muda orang Banjar di Kalsel," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel H Riswandi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Banjarmasin, Selasa.
"Motivasi dimaksud, yaitu untuk menjadi pelaut handal, terutama sebagai perajurit TNI-AL, yang mampu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena sebagian besar kawasan negara kita terdiri dari laut," lanjutnya.
Anggota DPRD Kalsel dua periode dari PKS itu mengapresiasi atas pemberian nama KRI Banjarmasin terhadap salah satu kapal perang TNI-AL, karena akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi urang Banjar, apalagi kapal tersebut tergolong besar.
Namun wakil rakyat Kalsel yang bergelar sarjana ilmu pemerintahan itu mengajak warga Banjar agar tidak cuma sekedar bangga atas pemberian nama KRI Banjarmasin terhadap kapal perang Indonesia, tapi bagaimana cara untuk memaknai.
Menurut dia, untuk memaknai keberadaan KRI Banjarmasin buatan PAL Surabaya Jawa Timur (Jatim) itu, generasi muda urang Banjar khususnya mempersiapkan diri secara dini buat bergabung menjadi perajurit TNI-AL, guna bersama-sama mempertahankan gugus nusantara tercinta.
"Persiapan diri secara dini tersebut, antara lain dengan terus menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, menjaga integritas nasional serta kesehatan agar bisa menjadi perajurit TNI-AL," sarannya.
"Apalagi Banjarmasin tempo dulu, merupakan pusat TNI ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan saat mempertahankan NKRI pada 1949. Karenanya wajar, kalau generasi muda Kalimantan dan khususnya urang Banjar, untuk mengembalikan kejayaan masa lalu," demikian Riswandi.
Indonesia sejak tempo dulu hingga kini sedikitnya terdapat 148 buah kapal yang digunakan untuk perang atau mempertahankan NKRI, antara lain KRI Banjarmasin buatan PAL Surabaya itu dengan nomor lambung 592.
Sejumlah KRI lain yang menggunakan nama-nama terkait dengan Pulau Kalimantan atau pejuangnya, seperti KRI Hasan Basri dengan nomor lambung 382 dan KRI Lambung Mangkurat, nomor lambung 374.
Kemudian KRI Teluk Berau dengan nomor lambung 534 (Teluk Berau di Kalimantan Timur), KRI Teluk Sampit, nomor lambung 514 (Teluk Sampit di Kalimantan Tengah).
 Selain itu, KRI Balikpapan dengan nomor lambung 901, KRI Karimata, nomor lambung 960 (Karimata di Kalimantan Barat)/D.
(T.KR-SHN/B/H005/H005) 25-09-2012 17:57:53
