Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Tim bola basket kursi roda 3x3 Indonesia terpaksa pulang dengan tangan hampa pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, usai gagal merebut medali perunggu dalam pertandingan melawan Malaysia, di Hall 1, Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Rabu.
Dalam laga itu, I Komang Suparta dan kawan-kawan kalah dengan skor 9-21.
Sepanjang turnamen dengan sistem round robin atau saling jumpa antarempat negara peserta, hingga ke babak semifinal dan perebutan tempat ketiga, Indonesia tidak sekali pun meraih kemenangan.
Baca juga: Timnas bola basket kursi roda 3x3 putra kalah dari Filipina 3-20
Dalam pertandingan pertama babak penyisihan, Senin (19/1), skuad Garuda kalah 3-20 melawan Filipina. Kemudian saat laga kedua dan ketiga, masing-masing kalah 6-16 dan 6-10 melawan Thailand serta Malaysia.
Meski begitu, Indonesia tetap masuk ke babak semifinal di hari yang sama. Namun, kesempatan itu belum bisa dimaksimalkan, karena mereka kembali kalah melawan tuan rumah, dengan skor 5-14.
Terakhir, pada perebutan tempat ketiga hari ini, skuad asuhan Salim Nurjadin juga mengalami kekalahan. Untuk sektor putri, Indonesia tidak mengirimkan tim.
Perjuangan tim bola basket Indonesia masih berlanjut untuk disiplin 5 lawan 5. Pertandingan babak penyisihan pertama melawan Filipina, berlangsung pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Indonesia belum beruntung tembus final bola basket kursi roda 3x3
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tim bola basket kursi roda 3x3 pulang dengan tangan hampa di APG 2025
