Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan akan menghidupkan pasar tradisional yang tersebar di kecamatan untuk lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
"Langkah yang dilakukan untuk menghidupkan pasar tradisional adalah melalui pembangunan pasar-pasar yang menghimpun pedagang di setiap kecamatan," ujar Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor, Rabu.
Ia mengatakan, terhimpunnya pedagang dalam sebuah komunitas pasar terpadu dalam satu lokasi diharapkan mampu menumbuhkan daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang maupun masyarakat lainnya.
"Selama ini, cukup banyak pasar dadakan yang bermunculan di berbagai tempat pada satu kecamatan sehingga jika dihimpun menjadi satu dalam satu pasar maka pasar semakin hidup dan daya beli meningkat," ungkapnya.
Dijelaskan, keberadaan pasar tradisional yang ditata sedemikian rupa dan diarahkan menjadi pasar semi modern ditempati pedagang yang menjual berbagai barang kebutuhan yang diperlukan masyarakat.
Melalui keberagaman pedagang dan barang kebutuhan yang dijual diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari sehingga tidak perlu jauh-jauh mendatangi pasar lainnya.
"Penataan pedagang sesuai jenis barang yang dijual dan barangnya harus lengkap sehingga masyarakat cukup datang ke pasar tersebut dan bisa memenuhi segala kebutuhannya," ujar dia.
Dikatakan, pihaknya merencanakan pembangunan satu pasar tradisional yang menghimpun pasar-pasar dadakan di sekitarnya berlokasi di Kelurahan Bangkal yang masuk wilayah Kecamatan Cempaka.
Pembangunan pasar itu diharapkan mendapat bantuan pemerintah pusat sehingga pemkot hanya menyiapkan lahan yang letaknya dipilih strategis sehingga pasar dadakan yang tumbuh disekitarnya bisa dihimpun menjadi satu.
"Harapan kami pembangunan pasar dibantu pemerintah pusat sehingga pemkot bisa mengalokasikan dana untuk bidang pembangunan lain yang dibutuhkan bagi kepentingan masyarakat," katanya.
Di Banjarbaru sendiri, sejumlah pasar semi modern sudah berdiri seperti Pasar Bauntung yang terletak di pusat kota di Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Pasar Ulin Raya di Kecamatan Landasan Ulin.
Sedangkan pasar tradisional yang sudah dibangun berlokasi di Kelurahan Cempaka dan Pasar Palam di wilayah Kecamatan Cempaka yang pembangunannya dibantu Dewan Koperasi Indonesia. /Zal/D.
