Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Polda Kalsel berhasil mencetak Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus Guinness World Record atau dunia dalam gelaran parade jukung terbanyak Pasar Terapung yang dilaksanakan di Sungai Martapura, Minggu pagi.
"Ini bukan hanya rekor Indonesia namun dunia karena tidak pernah terjadi sebelumnya seperti ini. Apresiasi kami kepada Polda Kalsel yang berhasil melaksanakannya," terang Wakil Direktur MURI Osmar Sementa Susilo di Banjarmasin, Minggu.
Osmar pun memberikan piagam penghargaan rekor MURI tersebut kepada Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana selaku inisiator di Siring Menara Pandang usai parade jukung digelar.
Menurut Osmar, rekor yang diciptakan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-72 itu memang begitu spesial. Apalagi yang melaksanakan Polri dalam hal ini Polda Kalsel.
"Kami rasa tidak mudah bisa mengumpulkan perahu beserta pengayuh dari ibu-ibu pedagang di Pasar Terapung sebanyak ini, bahkan bisa membikin konfigurasi berbagai bentuk yang unik," jelasnya.
"Tentu hal ini menjadi nilai plus tersendiri dan kami sangat apresiasi, disamping tugas pokoknya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Kalsel juga begitu peduli terhadap masyarakat pinggiran dari pesisir sungai yang sehari-harinya berdagang buah dan sayur menggunakan perahu atau dalam Bahasa Banjar disebut jukung," tandasnya.
Apalagi jukung-jukung yang memenuhi sungai di setiap momen Pasar Terapung menjadi potensi obyek wisata andalan yang menjadi daya tarik wisatawan datang ke Banjarmasin.
"Jadi sudah selayaknya Pasar Terapung terus dilestarikan dan saya minta jajaran Ditpolairud bisa melakukan pembinaan secara terus menerus sebagai bhakti Polri untuk Binmas Perairan," ucap Kapolda menelankan.
Dipusatkan di Siring Menara Pandang Jalan Piere Tendean Banjarmasin, juga digelar bhakti sosial donor darah dan khitan gratis bagi masyarakat.
Terlihat juga jajaran Direktorat Sabhara Polda Kalsel dengan beragam sarana SAR yang disulap menjadi arena permainan outbond bagi anak-anak.
"Di HUT Bhayangkara 1 Juli ini, saya mohon maaf kepada masyarakat jika masih ada kekurangan dan kesalahan dari anggota Polri. Kami berkomitmen akan terus memperbaiki diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga kamtibmas terus kondusif," pungkas Kapolda.
