• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Senin, 16 Februari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • 21 juta lebih warga Sudan terancam kelaparan

      21 juta lebih warga Sudan terancam kelaparan

      Minggu, 15 Februari 2026 13:41

      BMKG: Waspadai banjir pesisir 2,6 meter di Kalsel pada 16-24 Februari

      BMKG: Waspadai banjir pesisir 2,6 meter di Kalsel pada 16-24 Februari

      Minggu, 15 Februari 2026 13:10

      Kementan perkuat pengembangan jagung pangan untuk industri

      Kementan perkuat pengembangan jagung pangan untuk industri

      Sabtu, 14 Februari 2026 22:56

      Pasukan Indonesia di Gaza tak terlibat operasi tempur

      Pasukan Indonesia di Gaza tak terlibat operasi tempur

      Sabtu, 14 Februari 2026 21:49

      Menko Pangan: MBG selama Ramadan  nanti dibawa pulang

      Menko Pangan: MBG selama Ramadan nanti dibawa pulang

      Sabtu, 14 Februari 2026 20:54

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Super League  - Persija menang 1-0 di markas Bali United

        Super League - Persija menang 1-0 di markas Bali United

        Minggu, 15 Februari 2026 21:58

        Super League  - Arema FC gulung Semen Padang 3-0

        Super League - Arema FC gulung Semen Padang 3-0

        Minggu, 15 Februari 2026 20:35

        Super League - Persebaya tumbang 1-2 lawan Bhayangkara

        Super League - Persebaya tumbang 1-2 lawan Bhayangkara

        Sabtu, 14 Februari 2026 23:24

        Super League  - Dewa United bangkit, tundukkan PSM 2-0

        Super League - Dewa United bangkit, tundukkan PSM 2-0

        Sabtu, 14 Februari 2026 23:06

        Super League  - Semen Padang bidik kemenangan di kandang Arema

        Super League - Semen Padang bidik kemenangan di kandang Arema

        Sabtu, 14 Februari 2026 22:09

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        Doktor Administrasi Pendidikan ULM riset keunggulan mutu pendidikan karakter berbasis asrama

        Doktor Administrasi Pendidikan ULM riset keunggulan mutu pendidikan karakter berbasis asrama

        Jumat, 13 Februari 2026 21:30

        ACQUIN Jerman visitasi akreditasi internasional sembilan prodi di FKIP ULM

        ACQUIN Jerman visitasi akreditasi internasional sembilan prodi di FKIP ULM

        Jumat, 13 Februari 2026 14:58

        S3 Administrasi Pendidikan ULM hasilkan disertasi penguatan pendidikan karakter berbasis religi

        S3 Administrasi Pendidikan ULM hasilkan disertasi penguatan pendidikan karakter berbasis religi

        Kamis, 12 Februari 2026 10:51

        ULM cetak doktor pertama Administrasi Pendidikan dengan nilai cumlaude

        ULM cetak doktor pertama Administrasi Pendidikan dengan nilai cumlaude

        Selasa, 10 Februari 2026 15:56

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        Rabu, 4 Februari 2026 21:33

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        Selasa, 3 Februari 2026 19:44

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

    • English News
      • Prabowo sets economic negotiation priorities ahead of US visit

        Prabowo sets economic negotiation priorities ahead of US visit

        Minggu, 15 Februari 2026 23:04

        Kotabaru Secretary hopes e-Hebat app facilitates coordination

        Kotabaru Secretary hopes e-Hebat app facilitates coordination

        Minggu, 15 Februari 2026 6:43

        Indonesia cuts open dumping to 66 pct as waste management ramps up

        Indonesia cuts open dumping to 66 pct as waste management ramps up

        Minggu, 15 Februari 2026 5:50

        Prabowo awards honors for personnel, figures who support MBG

        Prabowo awards honors for personnel, figures who support MBG

        Sabtu, 14 Februari 2026 23:44

        Kotabaru Secretary opens manasik haji for 1447 Hijriah

        Kotabaru Secretary opens manasik haji for 1447 Hijriah

        Sabtu, 14 Februari 2026 0:35

    • Infografik
    • Foto
      • Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Sabtu, 31 Januari 2026 22:46

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        Sabtu, 31 Januari 2026 20:42

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Sabtu, 31 Januari 2026 7:05

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        Jumat, 30 Januari 2026 21:12

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        Senin, 26 Januari 2026 20:06

    • Video
      • Bersih-bersih sungai, Wali Kota Yamin: Sisa bangunan harus diangkut

        Bersih-bersih sungai, Wali Kota Yamin: Sisa bangunan harus diangkut

        Sabtu, 14 Februari 2026 21:13

        Bekali keterampilan warga binaan, Lapas Banjarmasin luncurkan SAE

        Bekali keterampilan warga binaan, Lapas Banjarmasin luncurkan SAE

        Selasa, 10 Februari 2026 23:13

        Polda Kalsel musnahkan 67,6 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Polda Kalsel musnahkan 67,6 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Senin, 9 Februari 2026 22:02

        Pemkot Banjarmasin pacu peningkatan produk lokal, kurasi 50 hasil IKM

        Pemkot Banjarmasin pacu peningkatan produk lokal, kurasi 50 hasil IKM

        Senin, 9 Februari 2026 20:44

        Pemulihan 12 ribu hektare lahan pertanian Kalsel yang terendam banjir

        Pemulihan 12 ribu hektare lahan pertanian Kalsel yang terendam banjir

        Jumat, 6 Februari 2026 19:16

    Menguak Tanaman Lokal Kalsel Yang Mulai Langka

    Senin, 20 November 2017 6:50 WIB

    Menguak Tanaman Lokal Kalsel Yang Mulai Langka

    Penanaman bibit pohon kasturi (manggo fera delmy).(Foto Antara/humas/herry murdy/e)

    Kalimantan Selatan tempo dahulu atau hingga 1960-an banyak terdapat tanaman ataupun pepohonan yang kini mulai langka, bahkan terancam punah.

    Oleh karena itu, tidak mengherankan atau bukan hal mustahil kalau generasi kini urang Banjar Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tersebar di 13 kabupaten/kota tak mengenal lagi tanaman/pepohonan lokal yang hidup masa lalu.

    Begitu pula, generasi urang Banjar Kalsel di perantuan, apalagi tidak/belum pernah menengok kampung leluhur, bukan hal yang aneh jika mereka juga tak mengenal tanaman/pepohonan lokal Kalsel.

    Beragam tanaman/pepohonan lokal dari berbagai jenis atau kelompok hortikultura, seperti asam-asaman (sejenis keluarga mangga), famili durian, dan famili graminy (termasuk padi-padian dan tebu-tebuan).

    Kelangkaan itu, antara lain, karena perambahan hutan dan aktivis pemegang hak pengusahaan hutan (HPH) yang melakukan tanpa mengindahkan kelestarian lingkungan hidup lainnya, serta hampir tidak ada budi daya/pemuliaan jenis tanaman pepohonan tersebut.

    Selain itu, pengaruh globalisasi dan faktor lain, seperti perubahan musim yang sulit diprediksi seiring dengan berubahnya ozon serta serangan hama dan penyakit tanaman sehingga tanaman/pepohonan tersebut mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

    Tanaman/pepohonan lokal Kalsel yang mengalami kelangkaan atau terancam punah itu bukan cuma belasan jenis, tetapi bisa mencapai puluhan jika tidak ada budidaya atau pemuliaan kembali.

    Anggota DPRD Provinsi Kalsel berharap tanaman/pepohonan lokal provinsi setempat yang sudah langka tersebut jangan sampai punah karena merupakan kekayaan sumber daya hayati.

    Harapan anggota DPRD provinsi itu, antara lain, dari Suwardi Sarlan asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel V (Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Kabupaten Tabalong) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

    Selain itu, anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel yang juga membidangi lingkungan hidup, Riswandi dari Pertai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Dapil Kalsel IV (Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah).

    Kedua wakil rakyat "Banua Anam" Kalsel yang melputi Tapin, HSS, HST, HSU, Balangan, dan Tabalong itu berharap agar Kebun Raya Banua mengambil peran dalam melestarikan tanaman/pepohonan lokal yang langka atau terancam punah tersebut.

    Walau mungkin di seantero Kalsel tanaman/pepohonan lokal tersebut sudah tiada, Kebun Raya Banua di Banjarbaru (35 kilometer utara Banjarmasin) masih ada sehingga generasi urang Banjar dan orang lain pun akan bisa mengenal, kata anggota legislatif itu.

    Asam-Asaman

    Tanaman/pohon lokal Kalsel berupa asam-asaman, buah-buahan yang masuk keluarga mangga yang bentuk dan rasa yang berbeda pada tempo dahulu (hingga 1960-an) tercatat sekurangnya 11 jenis. Kini, di antaranya sudah langka.

    Buah asam-asaman lokal Kalsel tersebut, yaitu asam hurang, asam pauh, rawa-rawa, landur, kasturi (manggo fera delmy) hambawang (embacang), hambawang putaran, tandui, kulipisan/asam buluh, kuini, dan hampalam (empalam).

    Dari 11 jenis pohon asam-asaman lokal Kalsel yang kini terkadang masih terlihat buahnya kendati sulit menemukan di pasaran, antara lain, hambawang dan hambawang putaran serta tandui yang terancam punah karena pertumbuhan yang kurang.

    Memang hampalam ada semacam pengganti, yaitu mangga empalam, tetapi tidak sama dengan buah hampalam tempo dahulu yang ketika masak aromanya jauh lebih harum dari mangga empalam.

    Sejumlah asam-asaman lokal Kalsel tersebut yang paling terasa asam, yaitu buah tandui, walaupun sudah terlampau masah (ranum), sementara jenis asam-asaman lain kalau sudah ranum masih ada terasa manis/manis kecut.

    Asam-asaman lokal Kalsel itu juga hampir semua tumbuh dan berkembang di dataran tinggi atau kawasan pegunungan.

    Oleh karena itu, ada pepatah "asam di gunung, garam di laut bertemu dalam belanga" dan pepatah ini bukan cuma banyak yang lupa, melainkan juga tidak mengetahui.


    Padi

    Petani Kalsel tempo dahulu, seperti di daerah hulu sungai atau "Banua Anam" provinsi tersebut, banyak mengenal varietas padi lokal yang musim tanam atau masa panen sekali dalam setahun.

    Beberapa varietas padi lokal Kalsel di daerah pahuluan (Banua Anam) untuk lahan basah/sawah, antara lain, jenis pandak, pandak landu, marampiau, siam, dan lahan kering (tugal/tegalan) si buyung.

    Selain itu, jenis ketan (lakatan), antara lain, ketan biasa, ketan marampiau, dan ketan hitam.

    Namun, seiring dengan perkembangan waktu dan teknologi pertanian, petani Banua Anam Kalsel mulai meninggalkan varietas lokal dan beralih menggunakan varietas unggul baru (VUB) sejak 1970-an yang bisa memperpendek masa tunggu panen, yaitu PB5 dan PB8.

    Beberapa tahun belakangan petani hulu sungai Kalsel, PB5 dan PB8 sudah lama mereka tinggalkan, berganti dengan varietas terbaru, antara lain, IR 42, Ciherang, Kaboijo yang bisa panen dua kali dalam setahun dengan tingkat produktivitas lebih tinggi lagi.

    Di samping itu, di daerah Banjar kuala, seperti pertani Kabupaten Barito Kuala (Batola), Tanah Laut (Tala), dan Kabupaten Banjar masih banyak menggunakan varietas lokal yang masa panen tetap sekali dalam setahun, antara lain, siam unus, siam mayang, siam mutiara, dan karandukuh.

    Menghilangnya atau tak digunakan lagi varietas lokal di daerah hulu sungai Kalsel karena, antara lain, rentan/mudah serangan hama dan penyakit, serta tingkat produktivitas rendah bila dibandingkan dengan VUB.


    Tebu

    Begitu pula Kalsel tempo dahulu, terutama di daerah Banua Anam, terdapat banyak jenis tebu (manisan, sebutan urang daerah hulu sungai), antara lain, manisan habang (merah) biasa dan manisan habang gasan (buat) pengobatan orang berak darah.

    Manisan kuning (kulit batangnya berwarna kuning) dan manisan katingan (warna kulit/batangnya juga kuning) tetap rasa lebih manis dari manisan kuning biasa.

    Selain itu, manisan batung/betung, yaitu batangnya besar berwarna agak kecokelat-cokelatan bercampur kehijau-hijauan, seperti bambu betung.

    Sejumlah jenis manisan lokal Kalsel tersebut yang ada manisan kuning, manisan habang biasa, serta belakangan berkembang tanaman tebu gula seiring dengan keberadaan perkebunan besar tebu dan pabrik gula Pelaihari Tala pada tahun 1980-an.

    Dari sejumlah tebu (bahasa daerah Banjar Kalsel menyebutnya tabu) ada satu jenis "tabu salah", yaitu tanaman tersebut bukan golongan tebu, melainkan batang menyerupai tebu. Itulah sebabnya disebut tabu salah karena memang bukan tebu.

    Tetap tabu salah tersebut selain bisa bertahan lama dapat dijadikan "dadaian" (sampiran untuk menjemur pakaian), juga sebagian masyarakat Banjar Kalsel menganggap mempunyai "manna" (kekuatan gaib/magis), yaitu sebagai penangkal kejahatan.

    Oleh sebab itu, ada yang meletakan tabu salah di atas pintu agar perbuatan jahat tidak bisa masuk rumah. Itulah keyakinan mereka. Wallahualam bissawab.

    Tabu salah yang hingga 1960-an masih banyak ditemukan di Kalsel, dalam belakangan ini sulit mendapatkan, kecuali mungkin dengan komunitas masyarakat terasing (Suku Dayak), salah satu penduduk asli setempat.


    Tanaman Lain

    Selain buah durian khas Kalsel yang beberapa jenis telah tiada, juga banyak tanaman/pepohonan lokal yang langka dan terancam punah di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" ini, antara lain, maritam (rambutan hutan) dan rukam (pohonya berduri).

    Oleh karena itu, ada peribahasa daerah Banjar Kalsel, yaitu "naik di rukam turun di pinang". Pengertiannya naik sakit turun enak atau seperti pantun dalam bahasa Indonesia; berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

    Kemudian pohon pinang sindawar (bentuk pohon seperti pinang, tetapi buah terasa asam bisa dipancuk/dibuat rujak), blangkasua/jinalon, dan buah baramban, serta jitaan (pohonnya merambat, buahnya berwarna oren, dan rasanya asam-manis).

    Khusus keluarga durian Kalsel yang terancam punah, antara lain, lahung (berwarna merah), maharawin atau dengan sebutan raja durian hutan, membukanya sulit namun rasa sangat manis.

    Masih banyak lagi tanaman/pepohonan lokal Kalsel langka dan terancam punah yang jika ada pembudidayaan bisa bernilai ekonomi tinggi karena khasiat atau kemanfaatannya, seperti rotan (paikat, sebutan masyarakat Banjar Kalsel) dengan berbagai jenis keluarga tanaman merambat itu.

    Oleh karena itu, buah paikat dan "walatung" (termasuk keluarga rotan, tetapi berbatang besar) belakangan ini hampir tak pernah menemukan sebab belum berbuah sudah "dipagat" (dipotong).

    Seperti pada daerah tertentu, umbut (rebung/batang yang masih muda) walatung menjadi salah satu menu khas (berupa gulai) dalam menyuguhi tamu ketika jamuan makan.

    Oleh sebab itu, secara berkelakar, tamu mendapat suguhan "makan kursi", memakan umbut walatung karena tanaman tersebut sebagai bahan baku membuat kursi.

    Padahal, menurut orang-orang tua tempo dahulu, buah paikat/walatung yang rasanya sepat (kalat) manis itu dapat untuk pengobatan mag dan kencing manis (gula darah).

    Begitu pula umbut walatung, konon sebagai obat sakit pinggang. Sakit pingging di sini bukan karena sesuatu, melainkan secara alami.


    Pewarta: Syamsudin Hasan
    Editor : Imam Hanafi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Bupati HST beri bantuan bagi korban kebakaran di Pantai Hambawang Barat

    Bupati HST beri bantuan bagi korban kebakaran di Pantai Hambawang Barat

    28 Agustus 2024 22:24

    Polres Hulu Sungai Tengah tangkap pencuri bagian tubuh mayat

    Polres Hulu Sungai Tengah tangkap pencuri bagian tubuh mayat

    13 Juli 2022 15:02

    Siti Nor Sehat sukses raup untung puluhan juta dari anyaman enceng gondok

    Siti Nor Sehat sukses raup untung puluhan juta dari anyaman enceng gondok

    12 September 2021 15:01

    Berkah Idul Adha, Penjual sapi dari HST ini bisa untung setengah miliar lebih

    Berkah Idul Adha, Penjual sapi dari HST ini bisa untung setengah miliar lebih

    13 Juli 2021 23:54

    Dua pelaku pencurian di warung nasi Pantai Hambawang ditangkap di Banjarmasin

    Dua pelaku pencurian di warung nasi Pantai Hambawang ditangkap di Banjarmasin

    27 Maret 2021 19:02

    Pastikan kecukupan sembako, Wabup sambangi Desa Pantai Hambawang dan Antasan Segera

    Pastikan kecukupan sembako, Wabup sambangi Desa Pantai Hambawang dan Antasan Segera

    31 Januari 2021 20:30

    Jualan sabu bulan ramadhan, warga HST ini harus lebaran di tahanan

    Jualan sabu bulan ramadhan, warga HST ini harus lebaran di tahanan

    6 Mei 2020 23:42

    Polres HST berhasil mengamankan 10 paket sabu-sabu di Desa Hapulang

    Polres HST berhasil mengamankan 10 paket sabu-sabu di Desa Hapulang

    9 Oktober 2019 19:01

    Terpopuler

    Presiden Prabowo minta Kapolda Kalsel pertahankan kinerja terbaik ketahanan pangan

    Presiden Prabowo minta Kapolda Kalsel pertahankan kinerja terbaik ketahanan pangan

    Kemendagri tegaskan Desa Dambung Raya masuk Kalsel

    Kemendagri tegaskan Desa Dambung Raya masuk Kalsel

    Proyek jalan nasional 2026 di Kalsel diharapkan berjalan sesuai target

    Proyek jalan nasional 2026 di Kalsel diharapkan berjalan sesuai target

    Polresta Banjarmasin siapkan rekayasa lalu lintas saat Haul Guru Zuhdi

    Polresta Banjarmasin siapkan rekayasa lalu lintas saat Haul Guru Zuhdi

    Menteri Nusron pastikan penyelesaian kasus pembatalan sertifikat di Kotabaru

    Menteri Nusron pastikan penyelesaian kasus pembatalan sertifikat di Kotabaru

    Top News

    • Uji coba kedua, Indonesia U-17 kalah tipis 2-3 dari China

      Uji coba kedua, Indonesia U-17 kalah tipis 2-3 dari China

      11 Februari 2026 22:16

    • Polda Kalsel musnahkan 67 kg sabu dan 30.766,5 ekstasi jaringan Fredy Pratama

      Polda Kalsel musnahkan 67 kg sabu dan 30.766,5 ekstasi jaringan Fredy Pratama

      9 Februari 2026 18:34

    • Banjarmasin siapkan 500 kegiatan jadi penggerak ekonomi rakyat

      Banjarmasin siapkan 500 kegiatan jadi penggerak ekonomi rakyat

      8 Februari 2026 20:59

    • Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia gagal juara, kalah adu penalti

      Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia gagal juara, kalah adu penalti

      7 Februari 2026 22:31

    • KPK OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

      KPK OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

      4 Februari 2026 14:08

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA