Banjarmasin (ANTARA) - Guru Haji Saiful Anshari dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan Muharram, yaitu bulan yang Allah haramkan atau muliakan kepada kaum Muslim.
"Karena pada bulan Muharram, selain banyak kifarat kepada Rasul- Rasul Nya, juga pahala amal ibadah kaum Muslim Allah lipat gandakan," ujar Guru Saiful dalam tausyiahnya di hadapan jamaah Masjid Assa'adah tersebut, sesudah Shalat Subuh, Ahad.
Oleh sebab itu, Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan umatnya/pengikutnya supaya memperbanyak amal ibadah pada bulan. Muharram, lanjut Guru Saiful yang pernah mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin Pemangkih (sekitar 153 km utara Banjarmasin), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.
Baca juga: Guru Saiful nyatakan "cangkal bacari kada musti sugih"
Sebagai contoh menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim pada bulan Muharram, terlebih di Hari Asyura yaitu 10 Muharram, kata Guru Saiful seraya menambahkan, bahwa Hari Asyura merupakan hari raya bagi anak-anak yatim.
Ia menerangkan, dari 12 bulan kalender Hijriyah ada empat diantaranya yang Allah haramkan, yaitu Muharram, Rajab, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah. "Pada bulan-bulan haram tersebut pahala amal ibadah Allah lipat gandakan," katanya.
Namun, Guru Saiful kurang sependapat dengan orang yang menyatakan, Shafar adalah bulan tidak baik sehingga ada diantara kaum Muslim yang enggan melaksanakan perkawinan.
Baca juga: Guru Saiful ingatkan kaum Muslim jangan "manguya" orang sudah mati
Mengenai Rabi'ul Awal, dia mengatakan, walau bukan bulan yang Allah muliakan, tapi kemuliaannya karena berkaitan dengan kelahiran Rasulullah SAW.
Guru Saiful yang juga pernah menimba ilmu agama ke Tanah Jawa itu, pada kesempatan tersebut menerangkan asal usul penanggalan/kalender Hijriyah yaitu awal hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Yatsrib (kini Madinah).
Baca juga: Guru Saiful ungkap asal usul ibadah qurban
Diceritakan, sebelumnya Yatsrib merupakan daerah gersang, tapi seiring kedatangan Rasulullah SAW, daerah tersebut menjadi subur dan makmur berkat kemuliaan Nabi Muhammad SAW, demikian Guru H Saiful Anshari.
Awal Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1448 Hijriah tinggal sedikit hari lagi yaitu bertepatan 16 Juni 2026 Masehi.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.