Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memacu akselerasi pembangunan megaproyek Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan daratan utama Kabupaten Tanah Bumbu dengan Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru sebagai upaya strategis memutus isolasi geografis antardaerah. Di bawah kepemimpinan Gubernur Haji Muhidin dan Wakil Gubernur Haji Hasnuryadi Sulaiman, proyek monumental yang dirancang dengan standar kejuruteraan tahan gempa dan angin kencang ini terus dikebut di tengah tantangan arus pasang surut Selat Laut yang ekstrem. Kehadiran infrastruktur penghubung permanen ini diproyeksikan mampu memangkas biaya logistik secara signifikan sekaligus memicu efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan sektor perdagangan, industri maritim, dan pariwisata di pesisir Banua. Lewat komitmen pemerataan pembangunan ini, Kalimantan Selatan tidak hanya menjamin kepastian mobilitas masyarakat, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar utama penyangga ekonomi di koridor Kalimantan.(Abdul Hakim/Andre Mardiansyah/Basim/Muhammad Rifki Sulaiman/Ulul Maskuriyah/Imam Hanafi)



Pewarta: Abdul Hakim
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026