Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menandatangani lanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Gubernur Kaimantan Selatan H. Muhidin, menegaskan, pembangunan jembatan Pulau Laut-Batulicin bukan sekedar proyek fisik, melainkan langkah besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Selatan.
“Ini adalah proyek strategis akan membuka akses, memangkas waktu tempuh, dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” katanya di Banjarbaru, Senin.
Baca juga: Pemkab Tanah Bumbu anggarkan Rp100 miliar untuk Jembatan Batulicin-Kotabaru
Penandatangan kontrak lanjutan kerjasama skema tahun jamak (multiyear) tersebut, disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin serta Bupati Kotabaru Muhammad Rusli dengan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
Melalui pembangunan dengan system tahun jamak, proyek ini dirancang untuk menjamin kesinambungan pembangunan hingga tuntas, mengingat nilai investasi dan kompleksitas kontruksi yang tinggi.
“Nilai investasi kita sharing, Pemkab Kotabaru dan Pemkab Tanah Bumbu masing-masing menyiapkan Rp100 miliar dan Pemprov Kalsel Rp550 miliar pertahun, total investasi pertahun Rp750 miliar untuk pembangunan bagian pinggirnya, bagian tengah nanti dilaksanakan oleh Kementrian PU, sebesar Rp3 triliun” paparnya.
Ia berharap, pembangunan jembatan pulau laut dapat diselesaikan sesuai target di tahun 2028.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Selat Pulau Laut Kotabaru Kalsel berlanjut
Gubernur menegaskan, pentingya Pemda terlibat dalam pengawasan agar proyek pembangunan jembatan pulau laut berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas.
Jembatan pulau laut diharapkan menjadi gerbang konektivitas wilayah, sekaligus pendorong sektor unggulan seperti perdagangan, logistik, perikanan hingga pariwisata.
Kehadiran Bupati Kotabaru merupakan bukti komitmen Pemda dalam mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Ahmad Nurahsin QEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026