Banjarmasin (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) mendukung penuh pembangunan Jembatan Kotabaru atau Jembatan Selat Pulau Laut yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Ketua DPRD Kalsel H Supian HK di Banjarmasin Selasa mengatakan, jembatan Kotabaru merupakan proyek sangat strategis bagi provinsi ini di wilayah paling timur.

“Jembatan tersebut sangat strategis untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat Tanbu dan Kotabaru. Kami dukung penuh realisasi proyek itu karena akan berdampak besar bagi kemajuan daerah, terutama dalam bidang ekonomi, pariwisata, dan pendidikan,” tegas Supian HK.

Dia menjelaskan, proyek pembangunan jembatan tersebut akan dilaksanakan dengan skema "multi years" atau rentang tahun 2026 hingga tahun 2028 dan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanbu, Kotabaru dan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Karena proyek jembatan tersebut sepanjang 3,5-3,75 kilometer dan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp3 triliun.

Dia berharap, proyek tersebut dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalsel.

Dia berjanji bahwa pihaknya dari DPRD Kalsel akan terus lakukan pengawasan, sesuai tugas dan fungsi agar program pembangunan di Kalsel berjalan sesuai rencana dan sesuai dengan visi dan misi Gubernur setempat.

“Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi barang, dan membuka peluang investasi di wilayah Tanbu dan Kotabaru, Kami akan terus lakukan pengawasan terhadap proyek itu, agar berjalan sesuai rencana,” kata Supian HK.

Penandatanganan MoU atau Nota Kesepahaman tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur di Kalsel. Acara itu dihadiri Gubernur Kalsel, Bupati Tanah Bumbu, Bupati Kotabaru, dan pejabat terkait.



Pewarta: Sukarli/Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026