Pentingnya sinergi pusat dan daerah, serta peningkatan kualitas belanja daerah yang lebih produktif,
Kandangan (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Suriani menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalsel tahun 2026, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, yang digelar di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa.
Wabup HSS hadir didampingi Ketua GOW HSS Hj. Misnawati Suriani serta Kepala Bapperida HSS M. Arlyan Syahrial. Musrenbang yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Kalsel ini merupakan forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan provinsi dan nasional.
"Keikutsertaan kita dari Pemerintah Kabupaten HSS dalam forum ini menjadi bentuk dukungan dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah, dengan kebijakan provinsi dan nasional secara terpadu dan berkelanjutan," kata wabup dalam keterangan.
Baca juga: Wabup HSS: PAD indikator penting kemandirian daerah
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menegaskan pentingnya sinergi dalam perencanaan pembangunan agar lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Pembangunan Kalsel mengacu pada visi “Kalsel Bekerja”, yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan, berbudaya, religius, dan sejahtera, menuju gerbang logistik Kalimantan berbasis SDM unggul serta infrastruktur yang terintegrasi," kata gubernur.
Diterangkan gubernur, capaian pembangunan tahun 2025 menunjukkan fondasi yang kuat, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 76,10, pertumbuhan ekonomi 5,22 persen, tingkat pengangguran 4,16 persen, serta angka kemiskinan 3,73 persen.
Ke depan, arah pembangunan akan diselaraskan dengan agenda nasional tahun 2027, yakni “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri”, termasuk penguatan infrastruktur serta penanganan banjir terpadu melalui normalisasi sungai, peningkatan drainase, dan pembangunan sodetan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga mendorong sejumlah proyek strategis, seperti pembangunan Jembatan Tanah Bumbu–Pulau Laut, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Pelabuhan Internasional Mekar Putih, stadion internasional, serta penguatan peran Bandara Syamsudin Noor.
Baca juga: BPKP Kalsel ekspose hasil penilaian kapabilitas APIP HSS
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan kebijakan nasional.
"Kami mengingatkan juga pentingnya sinergi pusat dan daerah, serta peningkatan kualitas belanja daerah yang lebih produktif," ujarnya.
Adapun Kepala Bappeda Kalsel Suprapti Tri Astuti, menambahkan bahwa musrenbang tahun ini difokuskan pada penguatan konektivitas wilayah, peningkatan pelayanan dasar, serta pemerataan pembangunan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026