Saat perawat bekerja dengan standar profesional yang tinggi, kita sedang membangun fondasi bagi kesejahteraan bangsa

Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sinergi organisasi profesi dan instansi kesehatan menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat saat merayakan HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 dan International Nurses Day di lapangan Murjani Banjarbaru, Minggu (3/5).

Agianto S.Kep, Ph.D. yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM sekaligus sebagai Ketua DPD PPNI Kota Banjarbaru mengatakan kegiatan itu sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi dalam pembangunan kesehatan di Kota Banjarbaru. 

Tidak hanya dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi ada kampus yang juga mencetak perawat masa depan yang lebih baik. 

Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan), edukasi kesehatan, pendataan masyarakat, dan donor darah..

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru Kanafi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Juhai Triyanti Agustina, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kota Banjarbaru, Sekretaris Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PPNI Provinsi Kalimantan Selatan, Didi Risnadi, para direktur rumah sakit, kepala puskesmas, pimpinan institusi pendidikan keperawatan, dan para ketua organisasi profesi se-kota Banjarbaru.

Baca juga: Mahasiswa ULM terpilih program pertukaran riset klinis di Tunisia

Tercatat dalam laporan Ketua Pelaksana kegiatan Sigit Dwi Nugroho mengatakan kegiatan melayani lebih dari 300 masyarakat Kota Banjarbaru dan 49 pendonor darah.

Dalam sambutannya Agianto mengatakan, perawat yang kompeten berarti menurunkan angka kesakitan (morbiditas). 

Masyarakat yang sehat berarti masyarakat yang produktif. Masyarakat yang produktif adalah fondasi ekonomi bangsa yang kuat, untuk menuju Banjarbaru Emas.

Oleh karena itu, meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan perawat bukanlah sebuah pengeluaran, melainkan modal dasar pembangunan. 

Baca juga: RSGM GHA dukung ULM buka Prodi Spesialis Konservasi Gigi

"Saat perawat bekerja dengan standar profesional yang tinggi, kita sedang membangun fondasi bagi kesejahteraan bangsa," katanya.

Begitu juga sambutan dari Kanafi mengucapkan acara ini sejalan dengan permintaaan Walikota Banjarbaru yang menginginkan berbagai macam kegiatan harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Di acara HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 dan International Nurses Day melayani lebih dari 300 masyarakat Kota Banjarbaru dan 49 pendonor darah. (ANTARA/Firman)


Pewarta: Firman
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026