Banjarmasin (ANTARA) - Gastin Gabriel Jangkang, mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM)  mengikuti program pertukaran riset klinis di Tunisia bertajuk Standing Committee on Research Exchange (SCORE) 2026 diselenggarakan International Federation of Medical Students Associations (IFMSA).

"Selamat kepada Gastin yang akan menjalani program pertukaran riset klinis selama satu bulan penuh di Tunisia pada bulan Oktober 2026 nanti," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Senin.

Rektor mengatakan keberangkatan Gastin dalam program SCORE Research Exchange 2026 menjadi bukti nyata, mahasiswa ULM memiliki daya saing akademik dan kapasitas riset yang diperhitungkan di kancah global. 

Pihak kampus pun terus berkomitmen  mendorong pengembangan minat, bakat, dan potensi civitas akademika agar mampu berkiprah dan memimpin di level internasional.

Prof Alim mengaku, selalu memberikan dukungan kepada mahasiswa yang berprestasi dan berani mengambil peran di tingkat global. 

"Capaian Gastin ini sejalan dengan semangat ULM untuk melahirkan lulusan berwawasan internasional, berjiwa peneliti, dan memiliki dedikasi tinggi pada pengabdian masyarakat,” tambahnya.

Gastin akan bergabung dalam jaringan global yang melibatkan mahasiswa kedokteran dari lebih dari 90 negara. 

Gastin menjadi representasi pemuda Kalimantan Selatan yang membawa misi untuk mengaplikasikan ilmu riset medis tingkat lanjut di kancah internasional.

“Fokus utama saya dalam pertukaran ini terjun langsung ke dalam proyek riset klinis dan epidemiologis, bekerja sama dengan peneliti internasional mencari solusi atas tantangan kesehatan global,” jelas Gastin.

Selama berada di institusi akademik di bawah naungan Associa-Med Tunisia, Gastin akan memfokuskan studinya pada riset-riset krusial, di antaranya perbandingan klinis kanker kulit, studi efisiensi teknik screening baru untuk Mycobacterium Tuberculosis, serta prevalensi penyakit kardiovaskular. 

Partisipasi ini bukan tanpa dasar, Gastin telah membuktikan kapasitas risetnya dengan memegang hak paten nasional untuk inovasi sabun mandi pencegah infeksi, serta meraih gelar mahasiswa berprestasi nasional (Pilmapres) pada 2023.

Gastin menegaskan pengalaman riset, analisis data, hingga penyusunan laporan ilmiah high-quality berskala internasional di Tunisia ini tidak akan berhenti pada dirinya sendiri.

Tujuan utamanya menjadi agent of change. Pengetahuan yang didapatkan akan dibawanya pulang dan disosialisasikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan di tanah air, khususnya di Kalimantan Selatan.



Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026