Banjarmasin (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kemenkum Kalsel) memberikan kemudahan pendaftaran dan akses konsultasi kekayaan intelektual (KI) secara langsung kepada masyarakat melalui layanan Mobile Intellectual Property Clinic.
"Kami terus berupaya mendekatkan layanan dan edukasi kekayaan intelektual kepada masyarakat," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kalsel Alex Cosmas Pinem di Banjarmasin, Sabtu.
Seperti di momen Peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026, Kemenkum Kalsel bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menghadirkan layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran KI di Mobile Intellectual Property Clinic yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Kegiatan yang berlokasi di Car Free Day (CFD) Siring Menara Pandang Kota Banjarmasin itu menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran publik secara luas.
Bahwa pelindungan kekayaan intelektual menjadi kunci agar kreativitas dapat berkembang secara berkelanjutan.
Alex berharap masyarakat tidak hanya mengenal kekayaan intelektual sebagai konsep hukum, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang dekat dengan kreativitas termasuk industri olahraga.
Kemudian partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya menghargai karya sekaligus mendorong terciptanya ekosistem KI yang sehat dan berkelanjutan.
"Kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya pelaku usaha dan komunitas kreatif akan pentingnya pelindungan kekayaan intelektual terus meningkat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," tambahnya.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026