Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kemenkum Kalsel) Meidy Firmansyah menyebutkan jika perlindungan kekayaan intelektual sektor olahraga memiliki potensi ekonomi tinggi.

"Olahraga saat ini tidak lagi sekadar aktivitas fisik, tetapi telah berkembang menjadi industri yang kompetitif dan bernilai ekonomi tinggi," kata dia saat IP Talks bertema Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga di Auditorium RRI Banjarmasin, Senin.

Meidy menegaskan, kekayaan intelektual menjadi instrumen penting dalam memberikan pelindungan hukum sekaligus meningkatkan daya saing. 

Oleh karenanya, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pelindungan kekayaan intelektual.

"Kegiatan IP Talks ini menjadi sarana edukatif dan interaktif bagi peserta yang terdiri dari pelaku usaha, komunitas kreatif, dan stakeholder terkait," tambahnya.

Pada sesi diskusi, Analis Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Kalsel Aji Rifani menjelaskan berbagai elemen dalam dunia olahraga tidak terlepas dari kekayaan intelektual, mulai dari desain jersey, logo klub, hingga berbagai produk dan atribut olahraga lainnya. 

Menurut dia, setiap karya yang lahir dari ide dan kreativitas memiliki nilai ekonomi yang harus dilindungi untuk mencegah penyalahgunaan, termasuk pemalsuan produk.

“Jersey, logo klub, hingga berbagai apparel olahraga merupakan hasil karya intelektual yang memiliki nilai ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk dilindungi agar tidak dimanfaatkan pihak lain tanpa izin,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendaftaran kekayaan intelektual sejak awal, terutama bagi pelaku usaha dan komunitas olahraga.

Dengan perlindungan hukum yang tepat, karya yang dihasilkan tidak hanya aman, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial.

Sementara Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Denny Saputra menyoroti besarnya potensi sektor olahraga di Kalimantan Selatan yang didukung oleh beragam cabang olahraga dan komunitas yang terus berkembang. 

Ia menilai sinergi antara sektor olahraga dan kekayaan intelektual menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya di kalangan pemuda.



Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026