Banjarmasin (ANTARA) - FUGO Hotel Banjarmasin menggelar peringatan Hari Kartini dan Hari Bumi dengan tema “Kartini Berdaya, Bumi Terjaga”, sebuah rangkaian kegiatan yang menggabungkan pelestarian budaya lokal dengan kepedulian terhadap lingkungan.
“Momentum ini kami hadirkan untuk merefleksikan peran perempuan sekaligus mengajak masyarakat menjaga bumi melalui langkah nyata,” kata Experience and Culture Manager FUGO Hotel Banjarmasin, Meggie Carla Jacobus, Rabu.
Kegiatan pertama berupa tempat kerja (workshop) pembuatan ketupat dari pucuk daun Nipah, yang bertujuan melestarikan tradisi lokal sekaligus memberikan keterampilan praktis bernilai ekonomi.
Baca juga: Semangat Kartini, inspirasi Wali Kota Lisa Halaby memimpin Ibukota Kalsel
“Workshop ini juga menjadi sarana mengenalkan kembali kearifan lokal kepada generasi muda,” ujarnya.
Selain itu, FUGO Hotel menghadirkan pameran produk UMKM berbasis eco-green. Produk yang ditampilkan mengedepankan prinsip ramah lingkungan, pengurangan limbah, serta pemanfaatan bahan berkelanjutan, mulai dari pakaian hingga olahan kreatif bernilai ekonomis.
Meggie menambahkan, pihaknya juga meluncurkan alat pres botol sebagai bagian dari komitmen hotel dalam mendukung gerakan nol sampah.
“Kami prihatin terhadap isu sampah plastik di Banjarmasin, sehingga melalui program ini kami berupaya mengolah dan memanfaatkan kembali limbah plastik,” katanya.
Hotel FUGO bekerja sama dengan KF One Tartar Desk Program dalam strategi pemberdayaan pengrajin lokal serta pengelolaan sampah.
“Kami juga memanfaatkan eko-enzim dari sampah organik sebagai inovasi ramah lingkungan,” jelas Meggie.
Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
“Jangan sampai semua sampah dibuang ke TPS. Hanya residu yang seharusnya dibuang keluar, sementara organik, anorganik, dan B3 harus dipilah sejak awal,” ujarnya.
Melalui kegiatan “Kartini Berdaya, Bumi Terjaga”, Hotel FUGO berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran perempuan dalam menjaga budaya dan lingkungan.
Baca juga: Kotabaru TP-PKK chairwoman attends Kartini Day at South Kalimantan Province level
Pemerintah Kota Banjarmasin pun mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem berkelanjutan yang mengedepankan pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pewarta: Abdul HakimEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026