Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) menggelar bursa kerja atau job fair dengan 25 perusahaan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, menyediakan total 664 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja di Kalsel.

Job Fair BLK 2025 diagendakan berlangsung selama tiga hari (24-26/10 ) di Atrium 2 Duta Mall Banjarmasin, dibuka secara resmi oleh Plh Sekretaris Daerah Provinsi, Ariadi Noor, pada hari Jumat.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata penyelenggara dalam memfasilitasi bertemunya perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat para pencari kerja. 

Baca juga: Bursa Kerja 2025 Kalsel sediakan 1.969 lowongan
 

Ariadi Noor menekankan bahwa acara ini menciptakan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“ Ya, job fair ini adalah satu medium bagaimana kita menyiapkan, memfasilitasi kebutuhan pencari kerja yang hadir di sini. Termasuk kebutuhan perusahaan yang mencari pekerja. Jadi ini ada sebuah simbiosis yang saling menguntungkan, saling mutualisme hadir,” kata Ariadi

Ariadi Noor, mendorong melalui Job Fair ini tenaga kerja lokal Kalsel dapat terserap sebanyak mungkin ke dalam dunia kerja. 

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalsel secara berkelanjutan berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, salah satunya melalui pelatihan vokasi, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi. 

Baca juga: Wagub Kalsel: Bursa kerja dekatkan akses informasi tenaga kerja
 

“Jadi apa yang menjadi kebutuhan pasar kerja, sebaiknya kita akan coba jawab dengan mencetak atau menyediakan keahlian dari pemuda-pemudi kita yang ada di lokal,” terangnya.

Ariadi Noor juga menyoroti pentingnya pembangunan koneksi yang terus menerus antara dunia kerja dengan ketersediaan tenaga kerja lokal, untuk memastikan bahwa investasi dan peluang kerja yang ada dapat dinikmati oleh masyarakat Kalsel sendiri.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel, Irfan Sayuti, menyatakan keseriusan pihaknya dalam mengawal proses rekrutmen ini agar berjalan sesuai harapan.

“Ini kami yakin akan terserap lagi, kami sangat antusias kalau melaksanakan ini, data data yang kami olah dalam 2-3 tahun terakhir mau kami validasi dan verifikasi, karena kami juga ingin memastikan bahwa yang kami kerjakan ini bukan sekedar output tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat kita yang masih belum mendapat pekerjaan,” tegas Irfan.

Baca juga: Pemprov Kalsel gaet puluhan perusahaan gelar Bursa Kerja 2024
 

Menurut data yang disampaikan Irvan Sayuti, Job Fair terbukti efektif menekan angka pengangguran di Kalsel. Angka pengangguran sempat berada di atas 5 persen pada masa pandemi COVID-19. Namun, tren positif mulai terlihat, angka tersebut berhasil turun menjadi 4,8 persen pada tahun 2023. 

Penurunan itu terus berlanjut hingga 2024 di kisaran 4,22 persen. Hingga September 2025, angka pengangguran di Kalsel kembali menunjukkan penurunan yang signifikan, yaitu mencapai 3,96 persen dari total usia kerja di Kalsel.

Kepala BLK Kalsel Fatmasari Said menjelaskan bahwa Job Fair BLK 2025 diikuti oleh total 25 perusahaan yang berpartisipasi. Perusahaan-perusahaan tersebut menyediakan pelayanan rekrutmen dengan format yang beragam untuk menjangkau lebih banyak pelamar. 

Sebanyak 20 perusahaan memilih menyediakan layanan secara offline atau tatap muka langsung di lokasi acara. Sementara itu, 5 perusahaan lainnya memilih untuk berpartisipasi melalui jalur online.

Fatmasari juga menyebutkan bahwa tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus menunjukkan komitmen BLK dalam membantu menurunkan angka pengangguran di Kalsel. 

Selain proses rekrutmen, pihak penyelenggara juga menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi terkait untuk memberikan wawasan tambahan kepada para pencari kerja.

Lebih lanjut Fatma Sari menjelaskan, pemilihan Duta Mall sebagai lokasi bursa kerja didasarkan pada pertimbangan bahwa pusat perbelanjaan tersebut ramai dikunjungi masyarakat, khususnya kalangan muda yang merupakan target utama pencari kerja.

Sementara itu, beberapa nama perusahaan yang berpartisipasi antara lain PT Pusat Hewan Peliharaan, PT Merge Mining Industry, Hotel Ebone Batulicin, Permata Indonesia, Valdo Area Kalimantan, dan Buana Karya Bhakti. Selain itu, terdapat juga lembaga keuangan seperti BTPN Syariah dan PNM, serta perusahaan ritel dan jasa lainnya.

Daftar partisipan juga mencakup Hasnur Center, MCI, PKSS, Favehotel, Bumi Daya Plaza, Pancaran Agro, Simgroup, dan Fugo Hotel. Beberapa perusahaan lain yang membuka peluang adalah Kawan Lama, Trio Motor, mypetmart, dan PT Anzawara Satria . 

Kehadiran perusahaan seperti Karir Jepang dan BP3MI Kalimantan Selatan juga menunjukkan adanya peluang kerja yang mungkin melibatkan kesempatan bekerja di luar negeri. Diharapkan gelaran job fair ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.



Pewarta: Latif Thohir
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026