Barabai (ANTARA) - Sebanyak lima pejabat struktural Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah (Kejari HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi berganti usai mengikuti pengantar tugas dan pisah sambut.
"Pergantian jabatan dalam struktur organisasi Adhyaksa merupakan proses keniscayaan dalam dinamika organisasi untuk menjaga keberlanjutan estafet kepemimpinan dan pengabdian secara profesional," kata Kepala Kejari HST Aditya Rakatama di Barabai, Jumat.
Lima pejabat yang berganti itu yakni Kepala seksi (Kasi) Intelijen Kejari HST Muhammad Rachmadhani digantikan Andris Budianto, Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Hendrik Fayol digantikan Ericha Cahyo Maryono.
Kemudian, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) David Andi digantikan Setyo Wahyu Trinaryanto, lalu Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Rahmat Harti Wirayanu digantikan Nadia Safitri, serta Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum) Alke Mario digantikan Adi Suparna.
Baca juga: Kejari HST musnahkan 2.451 barang bukti dari 23 perkara
Adapun jabatan baru yang diduduki para pejabat lama yang pindah yakni Muhammad Rachmadhani menjabat Kasi Pidsus Kejari Ambon, Hendrik Fayol menjabat Kasi Datun Kejari Muaro Jambi, David Andi jadi Kasi Intelijen Kejari Tanah Datar.
Berikutnya, Rahmat Harti Wirayanu menjabat Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Gunung Kidul, terakhir Alke Mario menduduki jabatan Kasi Datun Kejari Tanah Bumbu.
Kejari HST Aditya Rakatama menyebut, para pejabat yang pindah maupun yang datang adalah insan terbaik Adhyaksa yang memiliki kredibilitas, kapabilitas, dan kualitas untuk memimpin dan mengoptimalkan kinerja setiap seksi guna mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Baca juga: Kepala Kejari HST baru komitmen jajaran profesional dan tidak minta proyek
"Saya tekankan kepada seluruh kepala seksi di Kejari HST untuk menjadi pribadi yang adaptif, serta siap menghadapi dinamika dan kompleksitas permasalahan hukum yang terus berkembang, sejalan dengan perbedaan karakteristik dan tantangan di setiap wilayah," pesannya.

