Tabalong Kalsel (ANTARA) - Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi pertanian, Firman Yusi terus berupaya memotivasi dan menyerap aspirasi petani Tabalong atau kabupaten paling utara provinsi tersebut.
"Dalam rangka memotivasi dan sekaligus menyerap aspirasi petani Tabalong pada saat reses antara lain bertemu dengan Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani, Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus, kabupaten setempat," ujar Firman Yusi ketika dikonfirmasi, Selasa.
Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu menerangkan, dalam reses masa sidang I DPRD provinsi setempat 2026, sejak 14 Januari lalu selama delapan hari antara lain bersama Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (Pokwatan) Desa Padangin.
"Dalam kebersamaan dengan Poktan dan Pokwatan Padangin (sekitar 200 km utara Banjarmasin) tersebut, kami diskusikan berbagai masalah pertanian antara lain upaya peningkatan usaha tani serta kendala yang petani hadapi," ujar Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu.
Baca juga: Firman Yusi dorong budidaya "haruan" di Tabalong Kalsel
Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong itu, mendiskusikan upaya peningkatan produksi pertanian dengan petani "Bumi Saraba Kawa" Tabalong cukup beralasan.
"Pasalnya, selain untuk keperluan sendiri, bisa sebagai pemasok kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkedudukan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan berbatasan langsung dengan Tabalong," ujar Firman Yusi.
Sementara Bumi Saraba Kawa Tabalong juga potensial untuk daerah pertanian, di samping sumber daya alam lain yang bisa menunjang perekonomian dan kesejahteraan warga masyarakat setempat khususnya.
"Oleh karenanya, sayang kalau petani melalui Poktan dan Pokwantan tidak kita berdayakan antara lain dengan cara memotivasi mereka," demikian Firman Yusi.
Baca juga: Firman Yusi intens perhatian pertanian

