Balangan (ANTARA) - Keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) menjadi sorotan tajam Wakil Ketua II DPRD Balangan Saiful Arif dan secara terbuka meminta jajaran direksi perusahaan untuk berbenah.
“Dalam beberapa hari ini banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan dari PDAM Balangan, terutama keluhan tidak mengalirnya air dibeberapa tempat di wilayah Kecamatan Paringin Selatan,” kata Saiful Arif kepada awak media di Balangan, Selasa.
Baca juga: Warga Balangan keluhkan tarif air bersih naik, tetapi pelayanan turun
Selain itu Wakil Ketua II DPRD Balangan juga menyoroti lambannya realisasi penyertaan modal sebesar Rp20 miliar oleh pemerintah daerah kepada PT Air Minum Sanggam Balangan, yang sudah dikucurkan tahun 2024 lalu.
Arif menilai lambannya realisasi penyertaan modal tersebut juga berdampak pada pelayanan, karena melalui penyertaan modal dapat menunjang pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Saiful Arif menegaskan hal ini berakar pada prinsip bahwa pelanggan memiliki hak dasar untuk mendapatkan air bersih yang lancar dan layak pakai sesuai dengan standar pelayanan publik.
Politisi senior Partai Demokrat Balangan ini juga menekankan bahwa peningkatan infrastruktur dan tata kelola harus menjadi prioritas utama PT AMS Balangan.
Karena ujar Arif, hal tersebut dapat memenuhi harapan dan menjamin kesehatan serta kenyamanan seluruh pelanggan air bersih khususnya di Kabupaten Balangan.
Baca juga: DPRD Balangan segera klarifikasi PT AMSB terkait keuangan
“Kita sangat berharap kepada PDAM Balangan untuk segera berbenah dan segera merealisasikan penyertaan modal tersebut,” harapnya.
