Istanbul (ANTARA) - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan Spanyol siap mengerahkan pasukan penjaga perdamaian tidak hanya ke Ukraina, tetapi juga ke Palestina ketika kesempatan itu muncul.
Berbicara pada pembukaan Konferensi Duta Besar ke-10 di Madrid pada Kamis (8/1) Sanchez mengatakan bahwa Spanyol, untuk pertama kalinya, berpartisipasi dalam perancangan dan pelaksanaan arsitektur keamanan global yang baru, lapor El Pais.
Sanchez mengonfirmasi akan meminta parlemen untuk menyetujui kemungkinan pengerahan pasukan ke Ukraina jika proses perdamaian tercapai.
Baca juga: Spanyol siap kirim pasukan perdamaian ke Palestina
Spanyol berniat menempuh langkah serupa “ketika kita akhirnya dapat melangkah maju dalam tugas perdamaian ini dan, dalam jangka menengah, mudah-mudahan lebih cepat, dengan pengakuan terhadap solusi dua negara terhadap Israel dan Palestina,” tambahnya.
Dalam konteks Timur Tengah, Sanchez mengaitkan setiap pengerahan pasukan Spanyol pada masa depan dengan kemajuan menuju perdamaian serta pengakuan dua negara, Israel dan Palestina.
Pernyataannya itu menandai pertama kalinya Sanchez secara terbuka menyinggung kemungkinan partisipasi Spanyol dalam pasukan multinasional di masa depan yang tercantum dalam peta jalan internasional yang disepakati oleh Israel, Amerika Serikat, dan Hamas, yang hingga kini pelaksanaannya masih terhambat.
Sejauh ini, keterlibatan Spanyol terbatas pada kontingen polisi dalam misi Uni Eropa yang mengawasi penyeberangan Rafah antara Gaza dan Mesir.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Faksi-faksi Palestina tolak rencana pasukan internasional di Gaza
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Spanyol siap kirim pasukan perdamaian ke Ukraina dan Palestina
