Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan,bersama Kementerian Agama (Kemenag) Prov Kalsel dan Kemenag Kota Banjarmasin, menyelenggarakan Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang berlangsung di KUA Banjarmasin Timur, Selasa.
Kegiatan kolaborasi itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pemahaman gizi masyarakat sejak awal pembentukan keluarga.
Melalui Safari Gemarikan, para calon pengantin diberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani, omega-3, vitamin, dan mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan kecerdasan, serta mendukung kesiapan menuju keluarga yang sehat dan berkualitas.
Baca juga: 30 menit, 1 kuintal ikan ludes cepat terjual di pasar murah DKP Kalsel
Materi yang disampaikan juga selaras dengan isu nasional terkait pencegahan stunting. Calon pengantin dibekali pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak masa pra-kehamilan hingga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), karena masa ini merupakan periode emas yang menentukan tumbuh kembang anak.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam kegiatan ini antara lain meliputi, pemenuhan gizi ibu hamil untuk mencegah prematur, berat lahir rendah, dan gangguan pertumbuhan janin.
Kemudian juga tentang asupan gizi cukup bagi anak, agar tumbuh sehat, aktif, dan cerdas. Yang dilanjutkan dengan diversifikasi olahan ikan, membuat ikan lebih menarik dan mudah dikonsumsi bagi keluarga muda.
Baca juga: DKP Kalsel bagikan 200 paket makanan ikan olahan bagi anak di Loksado
Baca juga: DKP Kalsel bagikan ratusan patin gratis pada pasar murah
Tak ketinggalan aksesibilitas ikan, sebagai sumber protein hewani bergizi tinggi yang mudah didapat dan terjangkau bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin semakin sadar bahwa membangun keluarga sehat dimulai dari pemenuhan gizi yang tepat, dan konsumsi ikan merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi masa depan keluarga.
