Banjar, Kalsel (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar publikasi hasil pelaksanaan Gerakan Tera Ulang Antisipasi Stunting (Gelang Anting Manis) 2025 pada Senin.
Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati menyampaikan DKUMPP sebagai organisasi perangkat daerah memiliki tugas dalam bidang standarisasi dan perlindungan konsumen.
Kegiatan Gelang Anting Manis merupakan bentuk sinergi DKUMPP dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar untuk memastikan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) di fasilitas kesehatan tetap akurat.
"Antropometri dan timbangan yang digunakan di fasilitas kesehatan masyarakat perlu dijaga akurasinya, karena keduanya sangat penting dalam penentuan status gizi dan penetapan status stunting,” ujar Made Suryawati.
Baca juga: TPPS Banjar gelar diseminasi audit kasus stunting
Dia menambahkan pelaksanaan Gelang Anting Manis 2025 diikuti oleh 25 puskesmas se-Kabupaten Banjar (100 persen), mencakup 259 desa dan kelurahan (89,31 persen) serta 234 posyandu.
Dari hasil tera ulang, kata dia, tercatat 1.186 alat ukur tinggi badan dan timbangan yang diperiksa dengan 948 unit (80 persen) dinyatakan akurat dan 238 unit (20 persen) tidak akurat.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kemetrologian dan Bina Usaha DKUMPP Banjar Titin Hartati selaku ketua pelaksana kegiatan menjelaskan tujuan publikasi tersebut adalah membangun kesadaran bersama akan pentingnya akurasi alat ukur dan timbang dalam pengukuran status gizi, sekaligus mempererat silaturahmi antara DKUMPP, Dinas Kesehatan, dan puskesmas se-Kabupaten Banjar.
Baca juga: Bupati Banjar: Stunting tantangan besar pada pembangunan nasional
Kegiatan ini diikuti 50 peserta, terdiri atas 25 perwakilan puskesmas, delapan perwakilan posyandu di delapan kecamatan, serta masing-masing enam orang dari Dinas Kesehatan, Bappedalitbang, dan Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.
Pada kegiatan tersebut juga disampaikan sejumlah materi, antara lain paparan Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati tentang urgensi alat ukur dan timbang yang akurat.
Sedang Plt Kepala Dinkes Banjar Noripansyah membahas tentang kondisi stunting di Kabupaten Banjar, serta pemaparan hasil pelaksanaan gerakan tera ulang oleh Plt Kabid Kemetrologian dan Bina Usaha Titin Hartati.
Sebagai penutup acara Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar menyerahkan piagam penghargaan kepada Plt Kepala Dinkes, serta penghargaan kepada seluruh peserta dari puskesmas se-Kabupaten Banjar atas partisipasi aktif mereka dalam Program Gelang Anting Manis 2025.
