Kudus (ANTARA) - PON Bela Diri 2025 ditutup dengan DKI Jakarta menjadi juara umum, sementara Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah PON Bela Diri 2027 karena dinilai sukses menggelar PON Bela Diri tahun ini.
"Insya Allah tahun 2027 kami akan kembali lagi menggelar event ini bersama Djarum Kudus, di Kudus ini. Tentunya kita akan melakukan evaluasi mendalam agar event-event pekan olahraga nasional, selain PON empat tahunan, juga bisa terselenggara dengan baik dan berkualitas," kata Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman saat menutup PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Minggu malam.
Marciano menilai PON Bela Diri 2025 berjalan sukses berkat sinergi solid antara KONI Pusat dan Djarum Foundation, serta dukungan penuh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kudus.
Dia juga mengumumkan hasil klasemen akhir PON Bela Diri 2025 dengaqn Kontingen DKI Jakarta keluar sebagai juara umum dengan 42 medali emas, disusul Jawa Barat pada posisi kedua, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.
DKI merebut gelar juara umum setelah tampil gemilang pada tiga cabang olahraga terakhir; wushu, karate, dan jujitsu.
"Dari tiga cabor itu saja kami berhasil menambah 37 medali, sebanyak 17 medali di antaranya emas, sehingga total 99 medali, meliputi 42 emas, 27 perak, dan 30 perunggu, mengungguli Jabar," kata Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Fatchul Anas dalam jumpa pers di Media Center PON Bela Diri Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, Minggu.
Baca juga: Tiga cabang pastikan DKI juara umum PON Bela Diri 2025
Baca juga: Jawa Tengah lampaui target medali pada PON Bela Diri 2025
Marciano menjelaskan pada 2027 mendatang format PON Bela Diri masih akan dievaluasi. Terdapat dua opsi, yakni mempertahankan 10 cabang olahraga seperti tahun ini atau memperluas menjadi 18 cabang bela diri.
"Kenapa kembali di Kudus? karena penyelenggaraan kali ini sangat baik. Dukungan masyarakat, bupati, serta fasilitas yang disiapkan benar-benar luar biasa. Kudus adalah kota yang punya kesan tersendiri dalam pembinaan olahraga bela diri Indonesia," ujarnya.Ia menambahkan ke depan PON Bela Diri akan terus dikembangkan agar masyarakat lebih mudah mengakses pertandingan dan menikmati atmosfer kejuaraan nasional tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana PON Bela Diri 2025 Ryan Gozali bersyukur atas kelancaran penyelenggaraan event yang diikuti 37 provinsi dan 10 cabang olahraga bela diri itu.
"Selama lebih dari dua minggu, kita telah menyaksikan atlet-atlet terbaik Indonesia unjuk kemampuan di level tertinggi. Kami berharap para atlet tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga semangat untuk terus berlatih dan berprestasi lebih tinggi," ujarnya.
Ryan menilai PON Bela Diri di Kudus memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan optimistis sport tourism di Kota Kretek itu berkembang.
"Kami melihat selama penyelenggaraan ini ekonomi Kudus berputar cukup kuat, mulai dari okupansi hotel, tempat wisata, hingga restoran yang ramai pengunjung," ujarnya.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi terhadap kesuksesan PON Bela Diri 2025.
"Harapannya, penyelenggaraan PON Bela Diri di Kabupaten Kudus pada 2027 dapat berlangsung lebih baik dan lebih sempurna," ujarnya.
Baca juga: Indonesia kirim enam atlet ju-jitsu ke SEA Games 2025
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kudus kembali ditunjuk jadi tuan rumah PON Bela Diri 2027
