"Jadi hasil panen hari ini 30 ton langsung kami kirim ke gudang Bulog sebagai cadangan jagung pemerintah, sisanya untuk para mitra kerja sama yang berkomitmen menyerap hasil panen petani," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat panen raya jagung serentak kuartal III dalam rangka mendukung swasembada pangan 2025 di Jalan Gubernur Syarkawi Km 17 Gambut, Kabupaten Banjar, Sabtu.
Yudha mengungkapkan pada kuartal III baik produksi maupun luasan lahan tanam bertambah dari kuartal I dan II serta terus diupayakan meningkat pada kuartal IV nanti.
Baca juga: Polda Kalsel cetak rekor inovasi pertanian panen 41 ton jagung di lahan basah
Bahkan pada awal Oktober nanti Polda Kalsel kembali panen jagung dengan luas tanam 50 hektare di Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu.
"Terima kasih kepada Pak Gubernur telah membantu empat mesin pemanen jagung untuk meningkatkan efisiensi panen terutama di lahan kering," tambahnya.

Kapolda mengakui bercocok tanam jagung di lahan basah seperti di Jalan Gubernur Syarkawi Gambut itu memiliki tantangan tersendiri.
Terutama kondisi tanah asam yang memiliki tingkat keasaman (pH) di bawah 5. Sedangkan untuk budidaya tanaman jagung memerlukan paling tidak pH 5,5.
"Kami terus menetralkan pH tanah untuk pertumbuhan jagung yang optimal, termasuk pengendalian air yang berlebih," jelasnya.
Baca juga: Polda Kalsel tanam jagung guna tingkatkan kesejahteraan masyarakat
Kapolda menyatakan keberhasilan budidaya jagung di lahan basah pertama di Indonesia ini berkat sinergi dan kolaborasi antara Polda Kalsel bersama pemerintah daerah, akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kelompok tani hingga media yang terus memberitakan informasi berkaitan program pangan oleh Polda Kalsel dan jajaran.
Untuk mendukung program ketahanan pangan sebagaimana yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto khususnya di sektor swasembada jagung, Polda Kalsel secara total telah menyiapkan 12 ribu hektare lahan dan telah ditanam hampir 900 hektare.
Ke,depan, ada lagi lahan 3.700 hektare yang siap ditanam akhir tahun ini hasil kerja sama dengan PT Inhutani.

Baca juga: Polda Kalsel jadi contoh tangani kejahatan pangan berbasis data
Sementara Gubernur Kalsel Muhidin mengapresiasi keberhasilan Polda Kalsel dalam budidaya jagung demi menjaga rantai pasokan pangan daerah dan nasional.
"Kami komitmen terus membantu apa yang dibutuhkan Polda, seperti mesin pemanen jagung saya langsung perintahkan kepala Dinas Pertanian apa yang kita miliki segera dorong ke Polda," tegasnya.
Panen raya jagung serentak kuartal III ini dilakukan serentak secara nasional dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menghadiri secara langsung lokasi panen di Desa Sabahlioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Baca juga: Ditpolairud Polda Kalsel selamatkan uang negara Rp505 juta dari rokok ilegal
Video:
