Wakil Bupati Tanah Laut H Muhammad Zazuli di Pelaihari, Jumat, mengatakan pencapaian tersebut merupakan langkah signifikan menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Baca juga: Bupati Tanah Laut tingkatkan kepercayaan diri pemuda jadi penerus pembangunan
"Saya berharap dengan capaian ini, masyarakat Tanah Laut dapat semakin sejahtera dan sehat dalam menjalani kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tanah Laut dr. Isna Farida menegaskan keberhasilan eliminasi kusta, filariasis, dan frambusia merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan," tuturnya.
Baca juga: Pemkab Tanah Laut lestarikan tradisi dan budaya masyarakat Banjar
Menurut dia, sertifikat ini tidak hanya sebagai bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi bagi daerah untuk memperkuat upaya deteksi dini, pengobatan massal, serta kolaborasi lintas sektor pengendalian penyakit.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah menargetkan eliminasi penyakit tropis terabaikan dengan mengakselerasi berbagai program pengendalian penyakit pada 2030 sesuai agenda kesehatan nasional dan komitmen global.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak sangat penting dalam mencapai tujuan ini dengan harapan Indonesia dapat menjadi negara yang lebih sehat dan sejahtera.
Baca juga: Pemkab Tanah Laut tingkatkan pengasuhan anak holistik cegah stunting
