Taufani Alkaf di Tabalong, Senin, mengatakan program pengentasan kemiskinan harus disesuaikan dengan kelompok usia penerima manfaat agar penanganan lebih tepat sasaran, mulai dari bantuan pangan bagi lansia hingga pelatihan keterampilan berkelanjutan bagi usia produktif.
Baca juga: Pemkab Tabalong tekan inflasi melalui Gerakan Pangan Murah
"Program pengentasan kemiskinan maupun pemberdayaan harus dilihat dari segi usia agar penanganan lebih efektif," ujar Taufani.
Dengan penghasilan minimum sekitar Rp637 ribu per bulan, menurut Taufani, keluarga miskin perlu dukungan strategi peningkatan pendapatan, antara lain pengembangan sektor pertanian melalui optimalisasi lahan tidur di wilayah selatan Tabalong.
Ia menyebutkan rencana pengembangan 800 hektare lahan lebak di Kecamatan Pugaan sebagai langkah awal mewujudkan lumbung pangan di wilayah selatan.
Selain itu, Pemkab Tabalong akan bekerja sama dengan Kodim 1008/Tabalong melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk membangun akses jalan lanjutan menuju lokasi Jirak Food Cluster yang saat ini tengah dikerjakan.
Berdasarkan data Pemkab Tabalong, jumlah keluarga miskin mencapai 14.968 kepala keluarga (KK) yang tersebar di wilayah utara, tengah, dan selatan dengan kantong kemiskinan terbesar berada di wilayah selatan sebanyak 2.336 KK.
Baca juga: Pemkab Tabalong gaet STID Muhammad Natsir kerja sama beasiswa
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tabalong Arianto mengungkapkan sekitar 700 KK miskin di wilayah selatan masih memerlukan bantuan perumahan karena sebagian besar menempati rumah sewa atau tinggal bersama orang tua.
"Data penanggulangan kemiskinan ini dapat diakses melalui aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi (Silangkar)," ujarnya.
Arianto menambahkan Pemkab Tabalong mengalokasikan anggaran di berbagai sektor untuk mendukung penanggulangan kemiskinan, termasuk Rp50 miliar pada bidang kesehatan yang diprioritaskan untuk Universal Health Coverage (UHC).
Kemudian, anggaran sebesar Rp13,4 miliar untuk bidang pemerintahan umum dan penataan ruang, serta dukungan pelatihan kerja bagi keluarga miskin.
Program pengentasan kemiskinan juga menyasar sektor pangan, pemberdayaan masyarakat, administrasi kependudukan, perhubungan, koperasi, dan kewilayahan secara terpadu.
Baca juga: Pemkab Tabalong berikan sosialisasi pinjaman pendanaan Koperasi Merah Putih
