Tanjung (ANTARA) - Ratusan warga mengikuti peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Masjid Pusaka Desa Banua Lawas, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan sebagai wujud cinta kepada Rasulullah SAW.
Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf mengajak seluruh elemen masyarakat bisa menjaga dan melestarikan Masjid Pusaka sebagai cagar budaya kebanggaan "Bumi Saraba Kawa'" ini.
"Masjid Pusaka ini menjadi saksi masuknya Islam di Banua Lawas karena itu harus dijaga dan dilestarikan," jelas Habib Taufani di Tabalong, Senin.
Baca juga: Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel tinjau Masjid Pusaka Tabalong
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial serta menjaga persatuan.
Selain itu sebagai refleksi untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, khususnya dalam mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga,” ujarnya.
"Berkat Maulid Nabi semoga semua hajat hidup kita dikabulkan dan warga Tabalong bisa sejahtera," tambahnya.
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Pedoman Hidup” ini juga dihadiri Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat.
Baca juga: Dewan tinjau rencana pembangunan siring selamatkan masjid pusaka Banua Lawas
Camat Banua Lawas Suwandi mengatakan sebagai salah satu wisata religi di Kabupaten Tabalong, Masjid Pusaka selalu dipadati para pengunjung dari luar kabupaten maupun Kalimantan Selatan.
"Kita mengusulkan kawasan Masjid Pusaka ini bisa ditata kembali agar memberi dampak peningkatan perekonomian warga sekitar," ungkap Suwandi.
Mulai dari peningkatakan akses jalan, penyediaan fasilitas pusat oleh-oleh lokal hingga sarana pendukung lainnya.
Sementara itu dalam tausiyahnya Ustadz HM Yanor menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, baik dalam ibadah maupun kehidupan sosial.
“Jila kita ingin hidup damai dan penuh berkah, maka akhlaknya Nabi yang harus kita ikuti baik itu sifat jujur, amanah, penyayang, dan penuh kasih kepada sesama,” ungkapnya.
Ia juga menceritakan sejarah berdirinya Masjid Pusaka yang dulunya merupakan sebuah pesanggrahan warga nonmuslim yang berdiam di Banua Lawas.
"Berkat hidayah Nabi Muhammad SAW Islam masuk ke Banua Lawas dan Masjid Pusaka ini menjadi saksi bisu masuknya Islam di sini," jelas Ustadz Yanor.
Baca juga: Longsor di Banua Lawas ancam bangunan Masjid Pusaka
