Marabahan (ANTARA) - Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola), Kalimantan Selatan Herman Susilo menegaskan, mencegah stunting merupakan bentuk tanggung jawab bersama dan diperlukan kolaborasi.
"Mencegah stunting bukan hanya program dari pusat maupun kabupaten," ujar Herman Susilo, dalam siaran pers disampaikan, Selasa.
Baca juga: Wali Kota Lisa dorong Kelas Ibu Balita Posyandu cegah stunting
Dia mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan program ini dengan penuh cinta dan kepedulian.
“Kalau kita berbicara dengan cinta dan kerelaan, maka kita akan bekerja dengan semangat dan tanpa pamrih. Anak-anak terdampak stunting adalah tanggung jawab kita bersama, layaknya anak-anak kita sendiri yang perlu kita didik dan perhatikan,” ucapnya.
Herman juga mengungkapkan, keprihatinannya terhadap jumlah kasus stunting yang masih cukup tinggi di Batola.
“Dari data yang ada, terdapat lebih dari seribu anak mengalami stunting. Oleh karena itu, kita harus memaksimalkan program ini, memperhatikan langkah-langkah evaluasi agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan,” tambahnya.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak telah berkontribusi dalam program tersebut dan berharap agar usaha mereka mendapatkan keberkahan dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3APPKB) Batola menggelar kegiatan kolaborasi program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, di Aula Bahalap, Senin (07/07/2025).
Kegiatan dibuka oleh Wabup Batola Herman Susilo dihadiri Sekda Batola H Zulkipli Yadi Noor, para Asisten Sekda, para Pimpinan SKPD serta perwakilan dari UPZ Bakti Bersama Hasnur Grup, Yayasan Hasnur Center dan Baznas tersebut diisi dengan laporan kegiatan disampaikan Plt Kepala DP3APPKB Batola Hj Auliany serta paparan program disampaikan oleh Sekda Batola.
Baca juga: Kalsel kemarin dari ancamann karhutla hingga stunting
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh UPZ Bakti Bersama Hasnur Grup Yayasan Hasnur Center kepada Pemkab Batola, pemberian Piagam Penghargaan atas partisipasi sebagai Orang Tua Asuh dalam gerakan tersebut dan acara diakhiri dengan sesi foto bersama
